6 Nilai Hidup Meraih Sukses di Usia Muda

Assalamu'alaikum

Sahabat, siapa dari kita yang tidak ingin sukses? Pasti semuanya ingin. Apalagi sukses di usia muda, adalah impian bagi setiap orang. Untuk itu, ada beberapa nilai hidup yang harus kita terapkan untuk meraih kesuksesan tersebut. Karena sukses itu tidak akan menunggu, melainkan harus dijemput.

muslimbaper.blogspot.com

Berikut 6 nilai hidup sebagai syarat meraih kesuksesan di usia muda:

1. Ikhlas 

Lakukan semua pekerjaan kita dengan ikhlas. Kebaikan yang kita lakukan, pastikan bukan untuk meraih tenar dan judge dari orang lain bahwa kita baik. Lakukan semuanya dengan ikhlas! Karena orang ikhlas dengan tidak, yang dikorbankan sama tapi hasilnya berbeda. Percayalah, kepercayaan Allah kepada kita jauh lebih membahagiakan daripada kepercayaan manusia lain. Maka dapatkan kepercayaan-Nya dengan ikhlasmu, Allah akan mudahkan pertolongan-Nya untuk mencapai suksesmu.

2. Visioner

6 Nilai Hidup Meraih Sukses di Usia Muda

Mulai dengan merencanakan impian kita . Lalu kerahkan semua resource yang kita punya agar bisa mencapainya secepat mungkin. Sebagai inspirasi ialah Muhammad Al Fatih. Pemimpin muda yang berhasil menaklukkan Konstantinopel di usia 21 tahun, melampaui para pendahulunya yang gagal dalam misi pembebasan itu. Itu karena usahanya yang begitu keras, juga karena ketaqwaannya yang begitu besar kepada Tuhannya. Ingat sahabat, jangan sampai waktu mudamu berlalu begitu saja. Ikhtiar, berpikirlah kreatif, dan luaskan pandangan, lalu tawakalkan kepada-Nya. InsyaaAllah, sukses begitu dekat dengan kita.

3. Komitmen

Perlu adanya komitmen yang kuat untuk meraih kesuksesan. Gunakan komitmen itu sebagai pengingat dan penyemangat, kita punya tugas untuk diselesaikan. Maka bangunlah komitmen untuk sukses, dan bertindak secepatnya! Jangan menundanya, karena nanti bisa menjadi tidak pernah.

4. Produktif

6 Nilai Hidup Meraih Sukses di Usia Muda

Sukses hanya untuk mereka yang mau berusaha. Maka teruslah berkarya, jangan berdiam diri. Ciptakan sesuatu yang menjadi passionmu, dan jadikan itu sebagai hobi untuk sukses di usia mudamu.

5. Tawazun

Seimbanglah dalam mengatur waktu. Jangan sampai lupa ibadah hanya karena terlalu sibuk bekerja. Ingatlah kita tidak bisa apa-apa tanpa izin Allah subhanahu wa ta'ala.

6. Meaning

6 Nilai Hidup Meraih Sukses di Usia Muda

Inti dari semua usaha dan karya yang kita ciptakan. Pastikan itu berarti bagi kita dan orang lain. Kebermanfaatan itu penting, poin khusus yang tidak bisa kita lepaskan. Karena akan dikatakan sukses, jika kita bisa bermanfaat untuk orang lain.

Itulah 6 nilai hidup yang bisa kita pegang untuk meraih sukses di usia muda. Mulailah, dan selesaiakan apa yang telah engkau mulai. Jangan menyerah hanya karena kita berpikir itu tidak bisa, tapi cobalah dan terus melangkah. Menataplah ke depan, dan katakan bahwa aku berani sukses di usia muda! Semoga Allah memudahkan usaha kita.

Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum

(Nilai hidup ini disampaikan oleh dr. Gamal Albinsaid pada TPM Trenggalek ke-XIX. Beliau seorang dokter muda berusia 28 tahun dan juga motivator di 17 negara yang telah mendapatkan berbagai penghargaan internasional berkat inovasinya dalam bidang kesehatan)


6 Nilai Hidup Meraih Sukses di Usia Muda

Hakikat dan Manfaat Hijab Syar'i bagi Muslimah

Assalamu'alaikum

Dear Muslimah,

Islam adalah agama yang sangat menghormati dan melindungi perempuan. Salah satu bentuk perlindungan Islam kepada perempuan adalah hijab. Hijab, adalah kewajiban bagi setiap muslimah. Kewajiban yang akan memancarkan kemuliaan, kecantikan, dan pengingat dalam taat bagi setiap diri muslimah.

Hakikat dan Manfaat Hijab - muslimbaper.blogspot.com

Tapi seiring berkembangnya zaman, hijab kemudian hanya dipandang sebagai style, modis, dan pelengkap penampilan. Sehingga terjadi banyak "modifikasi" terhadap hijab, agar sesuai dengan perkembangan mode dan tuntutan dunia. Kini hijab telah berubah makna, tak lagi untuk melindungi dan menjaga kemuliaan, tapi sebagai unjuk diri dan menghias penampilan.

Muslimah, kembali kita harus sadar, untuk apa Allah memerintahkan engkau mengenakan hijab. Hijab bukan hanya sekedar perlindungan dari mata laki-laki yang lalai, bukan hanya sebagai mahkota kemuliaan yang harus engkau pakai, tapi hijab juga sebagai pengingat bahwa engkau adalah Muslimah! Engkau adalah Muslimah! Surga ada dibawah kakimu, begitu mulia dirimu. Maka kembalilah, kenakan hijab sebagaimana yang Islam ajarkan.

Bagaimana hijab yang diajarkan oleh Islam?

1. Jilbab menutupi seluruh aurat

يٰٓأَيُّهَا النَّبِىُّ قُل لِّأَزْوٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلٰبِيبِهِنَّ  ۚ  ذٰلِكَ أَدْنٰىٓ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ  ۗ  وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا
"Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, "Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Al-Ahzab: 59)

Hijab syar'i, adalah ketika ia menutupi seluruh tubuh (yang menjadi aurat). Termasuk sampai bawah mata kaki yang juga sering dilewatkan oleh muslimah.

2. Tebal, tidak tipis atau transparan

Hakikat hijab adalah menutupi. Sehingga bukan hijab namanya jika ia tidak menghalangi dari pandangan. Inilah kata Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam "berpakaian tetapi pada hakikatnya adalah telanjang."

3. Tidak berupa pakaian dengan perhiasan atau warna yang menarik perhatian

Jangan menghiasi hijabmu dengan pernak-pernik yang menonjol, dan hindari warna yang terlalu terang sehingga menarik perhatian. Karena salah satu fungsi hijab ialah melindungimu dari mata-mata liar para lelaki. Maka sia-sialah jika hijabmu malah engkau hiasi dengan hal-hal yang menarik perhatian mereka.

4. Lebar, tidak ketat apalagi membentuk lekuk tubuh/aurat

Perlu kita ingat, hijab adalah untuk menutupi aurat, bukan membalutnya. Jadi pastikan hijabmu tidak ketat sehingga menimbulkan lekuk tubuh yang pada akhirnya akan menimbulkan fitnah.

5. Tidak menyerupai pakaian laki-laki

Allah melaknat laki-laki yang bergaya perempuan, dan perempuan bergaya laki-laki. Maka muslimah, jangan sampai engkau menyerupai laki-laki dalam pakaiannya, modelnya, gaya bicara, dan lain sebagainya.

Itulah 5 syarat hijab syar'i yang hendaknya diperhatikan oleh semua muslimah. Jadilah cantik, dengan taat kepada Sang Pencipta. Jadilah mulia, dengan hijab yang engkau kenakan. Jangan lepaskan, karena engkau adalah Muslimah.

Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum

Hakikat dan Manfaat Hijab Syar'i bagi Muslimah


Ar-Rayah Al-Liwa’, Simbol Kebanggaan Kami

 “ Bendera (liwa’) Rasulullah –shalallahu ’alaihi wa sallam– berwarna putih, dan panjinya (rayah) berwarna hitam.” (HR. Al-Hakim, al-Baghawi, al-Tirmidzi. Lafal al-Hakim)

Manusia adalah mahkluk simbol, mereka selalu ingin me-representasikan diri mereka lewat simbol, logo,atau apapun itu yang bisa mewakili kepribadian dari mereka sendiri. Juga sebagai ekspresi diri mewakilkan siapa sebenarnya diri kita. Dan demikian itu merupakan hal yang wajar, lumrah dan memang semestinya begitu.

 Ar-Rayah Al-Liwa’ - muslimbaper.blogspot.com

Sebagai contoh, kids jaman now yang suka dengan clothing brand tertentu berdasarkan logo atau simbol yang menarik, terkesan kekinian dan nyentrik akan rela membeli dengan harga yang tidak murah demi mendapatkan baju ber logo kekinian tersebut. Dan itu sangat laku di pasaran.

Biar terlihat anak sport atau anak bola, ada orang yang hobi mengkoleksi baju-baju atau pernak-pernik ber-logokan Manchester United, Inter Milan dan lain sebagainya. Tapi saat ditanya klub kesayangan jawabnya malah Hala Madrid.

Belum lagi anak band, yang suka dengan logo album ataupun logo dari band kesayangan itu sendiri. Sering menunjukkan gambar-gambar logo band kesayangan. Menunjukkan bahwa dia adalah fans berat dari band itu sendiri.

Manusia sebagai mahkluk simbol ingin menunjukkan "siapa saya" dan "inilah saya". Lalu pertanyaannya, bila anda Muslim, apa yang seharusnya paling layak menjadi simbol yang anda banggakan?

Seperti logo tali jagat yang di punyai NU senantiasa melambangkan persatuan seluruh umat , lalu logo matahari yang memancarkan dua belas sinar yang dimilki Muhammadiyah juga menjelaskan tekat dan semangat umat dalam memperjuangkan islam. Dan banyak lagi organisasi yang juga menggambarkan tujuannya lewat logo atau simbol yang mereka miliki.

Dan ada satu logo yang menjadi identitas, keyakinan, keimanan, ciri-ciri dan yang bisa mempersatukan  seluruh umat muslim tanpa terkecuali. Yang pada hakikatnya kita semua  berhak memakai simbol atau logo ini.

Simbol itu adalah Syahadatain. Simbol yang bertuliskan kalimat tauhid dan juga pengakuan kita terhadap kerasulan dari Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam. Merupakan pertanda bahwa kita muslim, kita islam.

Karena dengan simbol ini  yang paling menyatakan "INI AKU" melebihi simbol-simbol lainnya dalam Islam. Simbol yang paling bisa menyatukan keberagaman muslim, yang paling bisa mem-“BHINEKA” kan kita sebagai umat muslim.

Maka jangan heran, bila kalimat syahadatain ini sekarang laku keras diantara orang Muslim, walau kaum dzalim dan munafik selalu melabelinya dengan bendera ISIS atau teroris

Panji bertulis "Laa ilaaha illa Allah, Muhammadur Rasulullah" itu dengan bangga diangkat dari emak-emak wangi sampai kids zaman now, aki-aki sampai jomblo baperan

Mereka nyaman dan bangga dengan bendera ini, dan tebak siapa yang kepanasan dan panik? Tentu mereka yang tak punya rasa bangga pada syahdatainnya sendiri. Yakni para pengecer toleransi bablas, kapitalisme dan liberalisme yang jualannya mendadak amblas saat ummat Muslim sudah mulai sadar dan bangkit membela agamanya

Bangga pada agama itu pahala, apalagi dari hadits yang sampai pada kita, bahwa Rasulullah punya bendera putih dan hitam, bertuliskan syahadatain, wah, tambah bangga lagi

Itulah kalimat sebaik-baik dzikir, yang dengan prinsip itu kita hidup, kita mati, dan bangkit dengannya. Saat ini kita dibawahnya, di yaumil qiyamah mudah-mudahan jua

Wallahu a'lam bishawab

Panggul, 13 Desember 2017

Syafiul Ardi Firmansyah
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Follow IG: ardisyafiul

Ar-Rayah Al-Liwa’, Simbol Kebanggaan Kami

Hakikat Pacaran dan Rahasia Dibaliknya

Assalamu'alaikum

Sahabat, tidak bosan-bosannya kita bicara soal pacaran, karena ini sudah menjadi trend di kalangan anak muda. Tentu trend yang sangat berbahaya karena dampaknya bisa fatal sekali. Tapi, entah kenapa pacaran yang sudah jelas menimbulkan akibat buruk, masih saja laris bahkan menjadi hal yang wajar. Bahkan lupa usia, anak kecil yang belum mengerti frasa sudah sok jalan berdua, bergaya dengan perempuan karena alasan cinta.


Maka di sini kita akan membahas seperti apa hakikat pacaran, dan rahasia apa yang ia sembunyikan.

Hakikat Pacaran

Banyak yang salah kaprah, mengatakan pacaran adalah ekspresi cinta. Bukan! Pacaran adalah ekspresi nafsu yang belum bisa engkau kendalikan. Sekali lagi pacaran bukan karena cinta, tapi karena nafsu yang sedang bergejolak. Kau melihat seseorang begitu cantik ataupun tampan, lalu kau merasakan sesuatu yang membuatmu berharap agar bisa selalu bersamanya, wallahi jangan katakan rasa itu sebagai cinta! Itu adalah nafsumu.

Sebagai bukti, andai tiba-tiba ia bertambah gemuk 30 kg, apa kau masih ingin bersamanya? Jika ia kecelakaan, kemudian cacat di wajahnya, cacat di tangannya, apakah kau masih ingin bersanding dengannya? Jika kau tidak bisa menjawab ini, maka sudah jelas dan tak bisa kau pungkiri, bahwa itu hanyalah nafsumu! Maka percayalah begitu engkau benar-benar mendapatkannya, wajah cantik atau tampan itu tiba-tiba sirna dari dirinya. Dan kau mulai melirik orang lain yang lebih daripadanya. Tau kenapa bisa seperti itu? Karena nafsu, bukan cinta. Dan pacaran, adalah ekspresi dari nafsu tersebut.

Pacaran juga bentuk dari rendahnya kepercayaan diri. Engkau perempuan merasa dirimu kurang cantik, lalu tatkala ada laki-laki yang karena nafsunya mengatakan bahwa engkau begitu cantik dengan gombalan dari diary syaitan, kau pun merasa "astaga, secantik inikah aku?". Begitu rendahnya kepercayaan dirimu, membuatmu kemudian terjerumus kedalam jurang pacaran. Kau sedang jatuh ke jurang, namun merasa sedang terbang ke awan. Lalu kau baru tersadar, tatkala kau sudah berada di dasar. Ironis, sulit untuk kembali ke atas. Itulah hakikat pacaran yang seringkali kita banggakan.

Rahasia Pacaran

Pacaran hanya menemani di saat sendiri, sampai dia benar-benar menemukan sosok yang ia cari. Kau hanya dijadikan pelabuhan sementara, bukan kota yang akan ia tinggali. Jujur sahabat, apa kau yakin bahwa hatinya hanya untukmu? Apakah kata-kata manisnya tulus kepadamu? Apakah dia akan membawa pertanggung jawaban atas dirimu? Jika kau ragu, seharusnya ini cukup untuk memantapkan niatmu untuk memutuskan dirinya. Dan inilah yang terbaik, tidak ada yang lain. Percayalah jika kau berjodoh dengannya, tanpa pacaran pun kau akan tetap menikah dengannya. Begitupun sebaliknya, jika kau bukan jodohnya, meski kau pacaran berkorban segalanya, di akhir cerita itu hanya akan menyisakan tangis dan hina.


Sahabat, kita seringkali mengembangkan konsep cinta versi kita masing-masing. Dan kebanyakan hanya berakhir dalam jurang pacaran. Oleh karenanya, Islam datang berusaha menghancurkan konsep palsu tersebut. Kita Muslim/Muslimah mempunyai pemahaman lebih dewasa tentang hakikat cinta dalam hidup ini. Bukan dengan pacaran, tapi cinta dibuktikan dengan pernikahan.

Allah berfirman:
وَمِنْ ءَايٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً  ۚ  إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
(QS. Ar-Rum: Ayat 21)

Cinta bukan hanya sekedar teoritis, tapi perlu tindakan praksis. Oleh karenannya, cinta tak bisa dibenarkan oleh pacaran, tapi harus dibuktikan dengan pernikahan.

Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum

Hakikat Pacaran dan Rahasia Dibaliknya

Sosok Perempuan yang Harus Dipilih untuk Dinikahi

Assalamu'alaikum

Sahabat fillah, artikel ini mungkin khusus untuk sahabat ikhwan, yang mana nanti sebelum membangun sebuah komitmen untuk hidup bersama, dalam ikatan halal yang diridhoi-Nya, haruslah memilih perempuan yang tepat untuk mendampingi hingga akhirat. Memilih istri yang tepat, adalah sebuah kebijaksanaan, dan langkah awal untuk membentuk rumah tangga yang bahagia. Begitu pula sebaliknya, salah dalam memilih akan beresiko untuk kedepannya. Bukankah kita ingin hidup bersamanya hingga nanti di Jannah? Maka perhatikan bagaimana caramu memilih pasangan.
Islam sangatlah kompleks, mengatur segala sisi kehidupan dan memberikan panduan bagaimana hidup bisa dijalankan sesuai prosedur Sang Pencipta. Itulah yang akan memberikan kebahagiaan, bukan hanya kepalsuan hidup yang seringkali menyesatkan banyak manusia. Termasuk dalam hal ini, Islam sudah mengajarkan bagaimana seharusnya seorang laki-laki memilih perempuan untuk dijadikan pasangan (dalam pernikahan tentunya).

Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, jauh-jauh hari sudah memberikan nasehat untuk para lelaki, agar memilih perempuan yang tepat untuk dinikahi. Beliau bersabda, 

 "Wania itu dinikahi karena empat hal: hartanya, keturunannya, kecantikannya dan 
agamanya. Maka hendaknya engkau utamakan wanita yang memiliki agama, (jika tidak) niscaya kedua tanganmu akan berdebu (miskin, merana)".  
Hadits riwayat Al-Bukhari, lihat Fathul Bari, 9/132.  

Ingat ikhwan, beliau menekankan kepada kita agar memilih perempuan yang baik agamanya. Karena perempuan yang minim agamanya, pastilah sedikit kebijaksanaan. Sedangkan kita berharap bahagia bukan hanya di dunia, tapi juga di akhirat. Maka tidaklah kebahagiaan ini kita dapatkan, jika pasangan yang mendampingi kita tidak memiliki basic agama yang baik.

Perhatikanlah nasehat-nasehat Nabi Muhammad berikut:

1. "Dunia semuanya adalah kesenangan, dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah wanita shalihah''.  Hadits riwayat Muslim (1468), cet. Abdul Baqi; dan riwayat An-Nasa'i dari Ibnu Amr, Shahihul Jami', hadits
no.3407
2. "Hendaklah salah seorang dari kamu memiliki hati yang bersyukur, lisan yang selalu dzikir dan isteri beriman yang menolongnya dalam persoalan akhirat". Hadits riwayat Ahmad (5/282), At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Tsauban, Shahihul Jami', hadits no. 5231
3."Dan isteri shalihah yang menolongmu atas persoalan dunia dan agamamu adalah sebaik-baik (harta) yang disimpan manusia". Hadits riwayat Al-Baihaqi dalam Asy-Syu'ab dari Abu Umamah. Lihat Shahihul Jami', hadits no. 4285

Betapa banyak nasehat dari Rasulullah kepada kita agar memilih perempuan yang shalihah. Karena perempuan shalihah adalah salah satu dari penyebab kebahagian, maka sebaliknya, perempuan yang tidak shalihah adalah salah satu dari penyebab kesengsaraan.

"Dan di antara kebahagiaan adalah wanita shalihah, engkau memandangnya lalu engkau kagum dengannya, dan engkau pergi daripadanya tetapi engkau merasa aman dengan dirinya dan hartamu. Dan di antara kesengsaraan adalah wanita yang apabila engkau memandangnya engkau merasa enggan, lalu dia mengungkapkan kata-kata kotor kepadamu, dan jika engkau pergi daripadanya engkau tidak merasa aman atas dirinya dan hartamu" 
Hadits riwayat Ibnu Hibban dan lainnya, dalam As-Silsilah Ash- Shahihah, hadits no. 282


Maka sahabat, jangan sampai kita salah pilih. Komitmen kita bentuk dengan keimanan, bukan dengan nafsu. Sehingga dalam memulainya, kita pastikan melangkah  dengan keimanan dalam memilih pasangan, sehingga harapan yang selama ini kita citakan, akan dapat terwujud dengan kita mendapatkan istri shalihah.

Namun, engkau juga harus ingat sahabat, bahwa perempuan shalihah, adalah untuk laki-laki yang shalih. Mulailah memperbaiki diri, dan suatu saat nanti, Allah jaminkan engkau bertemu dengan yang shalihah, untuk memulai komitmen sehidup sesurga. Sebab kepantasan, itulah kata kuncinya.

Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum

Sosok Perempuan yang Harus Dipilih untuk Dinikahi

Ayat-ayat Powerfull untuk Ruqyah Syar'iyyah

Assalamu'alaikum

Sahabat fillah, seperti yang kita bahas di artikel sebelumnya tentang teknik ruqyah, inti dari teknik ruqyah adalah bacaan ayat-ayat Al-Qur'an. Nah, mungkin sahabat ada yang bertanya, ayat-ayat apa saja yang hendaknya kita baca saat ruqyah, baik itu mandiri atau ke orang lain?


Berikut kami rangkumkan untuk sahabat Muslim Baper, ayat-ayat ruqyah syar'iyyah:

Standar

1. Al Fatihah:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang." (Q.S. Al-Fatihah:Ayat 1)
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعٰلَمِينَ
"Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam."
(QS. Al-Fatihah: Ayat 2)
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
"Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang."
(QS. Al-Fatihah: Ayat 3)
مٰلِكِ يَوْمِ الدِّينِ
"Pemilik hari pembalasan."
(QS. Al-Fatihah: Ayat 4)
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
"Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan."
(QS. Al-Fatihah: Ayat 5)
اهْدِنَا الصِّرٰطَ الْمُسْتَقِيمَ
"Tunjukilah kami jalan yang lurus,"
(QS. Al-Fatihah: Ayat 6)
صِرٰطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّينَ
"(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."
(QS. Al-Fatihah: Ayat 7)

2. Ayat Kursi:

اللَّهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ  ۚ  لَا تَأْخُذُهُ ۥ  سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ  ۚ  لَّهُ ۥ  مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ  ۗ  مَنْ ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِنْدَهُ ۥ ٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ  ۚ  يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ  ۖ  وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ  ۚ  وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ  ۖ  وَلَا يَئُودُهُ ۥ  حِفْظُهُمَا  ۚ  وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar."
(QS. Al-Baqarah: Ayat 255)

3. Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas

PPPK (Pertolongan Pertama Pada Kesurupan)

Al-Mukminun ayat 115-118:

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنٰكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ
"Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?"
(QS. Al-Mu'minun: Ayat 115)

فَتَعٰلَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ  ۖ  لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ
"Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang memiliki) 'Arsy yang mulia."
(QS. Al-Mu'minun: Ayat 116)

وَمَنْ يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلٰهًا ءَاخَرَ لَا بُرْهٰنَ لَهُ ۥ  بِهِۦ فَإِنَّمَا حِسَابُهُ ۥ  عِنْدَ رَبِّهِۦٓ  ۚ  إِنَّهُ ۥ  لَا يُفْلِحُ الْكٰفِرُونَ
"Dan barang siapa menyembah tuhan yang lain selain Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya tentang itu, maka perhitungannya hanya pada Tuhannya. Sungguh orang-orang kafir itu tidak akan beruntung."
(QS. Al-Mu'minun: Ayat 117)

وَقُل رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرّٰحِمِينَ
"Dan katakanlah (Muhammad), "Ya Tuhanku, berilah ampunan dan (berilah) rahmat, Engkaulah pemberi rahmat yang terbaik.""
(QS. Al-Mu'minun: Ayat 118)

Ayat Lain

1. Al-Baqarah ayat 102
2. Al-Baqarah ayat 163-164
3. Al-Baqarah ayat 285-286
4. Al-Imran ayat 18-19
5. Al-'Araf ayat 54-56
6. Al-'Araf ayat 117-122
7. Yunus ayat 81-82
8. Thoha ayat 69
9. As-Soffaat ayat 1-10
10. Al-Ahqaaf ayat 29-32
11. Ar-Rahman ayat 33-36
12. Al-Hasyr ayat 21-24
13. Al-Jin ayat 1-9

Itulah sahabat, ayat-ayat Al-Qur'an yang bisa kita baca saat ruqyah syar'iyyah. Sebenarnya tidak harus itu, boleh sesuai kemampuan kita, tidak harus memaksakan diri. Tapi minimal, hafalkan ayat-ayat ruqyah standar dan PPPK agar nantinya mempermudah kita. Dan kembali ingat, niatkan membacanya untuk ruqyah, sehingga insyaaAllah nanti ayat-ayat itu akan menjadi wasilah penyembuhan dengan kehendak Allah 'Azza Wa Jalla.

Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum

Ayat-ayat Powerfull untuk Ruqyah Syar'iyyah

5 Teknik Ruqyah Syar'iyyah untuk Diri Sendiri dan Orang Lain

Assalamu'alaikum

Sahabat fillah, alhamdulillah kami bisa share kembali artikel terkait dengan ruqyah syar'iyyah. Ada yang tanya, kenapa kok akhir-akhir ini, Muslim Baper sering membuat artikel ruqyah? Ini karena kita sebagai umat Islam menyadari dan yakin, bahwasannya ruqyah adalah pengobatan paling utama dalam Islam, yang seharusnya menjadi pilihan pertama dalam usaha kita mencari kesembuhan. Karena ruqyah ini diajarkan langsung oleh manusia paling mulia, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, maka sudah dipastikan bahwa ruqyah yang benar akan memberikan hasil yang luar biasa, insyaaAllah.


Nah, lalu bagaimana teknik-teknik ruqyah syar'iyyah itu? Karena sebagaimana metode-metode pengobatan lain, ruqyah juga memerlukan teknik agar nanti hasilnya maksimal. Berikut 5 teknik ruqyah syar'iyyah, beserta penjelasannya:

1. Niat dan Keyakinan yang Kuat

The power of niat. Pastikan ketika kita mau melakukan ruqyah, niat kita juga untuk itu. Dan perlu di jadikan catatan, orientasi ruqyah bukanlah dunia, tapi haruslah akhirat.

The power of conviction. Pastikan keyakinan kita sudah kuat bahwa ruqyah memang metode penyembuhan terbaik. Jangan ragu dan berpikir ruqyah tidak akan berhasil, karena keraguan itu datangnya dari syaitan, yang berusaha membuat kita batal atau kesulitan saat ruqyah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, Allah berfirman:

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى

“Aku (Allah) sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku.” (Muttafaqun ‘alaih).

Dari hadits qudsi di atas, dapat kita ketahui bahwa seorang hamba harus punya keyakinan yang kuat kepada Allah. Kemudian kita aplikasikan ke ruqyah, kalau kita yakin bahwa ruqyah akan bisa menjadi wasilah kesembuhan dari Allah, maka pasti Allah akan memberikan kesembuhan itu ketika ruqyah sudah kita lakukan dengan benar. Maka yakinlah sahabat, karena ini adalah teknik penting yang pertama kali harus kita lakukan.

2. Gelombang Bacaan Ayat Al-Qur'an

Inti teknik dari ruqyah adalah bacaan ayat Al-Qur'an. Penting kita ketahui, ketika ruqyah, jangan men-sirr kan bacaan ayat Al-Qur'an, tapi harus dijahr kan agar diri kita (ruqyah mandiri) atau orang lain bisa mendengarkan bacaan kita. Tegas! Karena kita sedang berusaha agar jin yang ada dalam tubuh mendengar lantunan ayat-ayat Al-Qur'an, yang akan menjadikan racun dan senjata untuk mengusir mereka. Dan juga niatkan bacaan kita untuk ruqyah. Karena akan berbeda hasilnya bacaan ayat Al-Qur'an dengan niat sekedar membaca, dengan niat untuk ruqyah. Akan ada reaksi insyaaAllah jika kita melakukannya dengan benar.

3. Bersikap yang Seharusnya

Ketika kita sudah mulai membaca ayat-ayat Al-Qur'an, pegang dengan tangan kanan kita organ tubuh yang dirasa sakit. Atau sesekali bisa kita pijat pelan atau di tepuk-tepuk. Ini tergantung situasi saat ruqyah.

4. Kenali Musuh Kita

Musuh kita adalah syaitan. Kita harus tahu itu, dan sadar betul, bahwa mereka adalah musuh kita yang nyata. Jangan takut ketika berhadapan dengan mereka. Jangan tunjukkan rasa cemas, ragu, dan gelisah. Fokus, dan selalu ingat, Allah akan membantu kita untuk menghadapi mereka.

5. Hancurkan Perisai Syaitan

Salah satu penyebab umum ruqyah tidak berhasil, karena syaitan masih mempunyai perisai yang belum kita hancurkan, sehingga ayat-ayat Al-Qur'an yang kita bacakan tidak bisa masuk menembus mereka. Perlu sahabat ketahui, bahwa di sini syaitan punya 3 lapis perisai, yang semuanya harus sahabat hancurkan. Tiga lapis perisai itu adalah:

1. Mental block : niat kurang kuat, atau tidak untuk mencari ridho Allah

2. Penghijab langit : memakan makanan haram

3. Kotoran jiwa : disebabkan karena 2 fitnah (syubhat dan syahwat). Fitnah syubhat menyebabkan kita melakukan syirik (memakai jimat, rajah, amalan2 tertentu dan ini harus kita tinggalkan dan buang jauh-jauh), dan bid'ah (amalan yang tidak sesuai dengan sunnah Nabi).  Fitnah syahwat menyebabkan kita melakukan berbagai dosa seperti zina, durhaka dg orang tua, dll.

Tinggalkan dan buang jauh-jauh hal-hal di atas sebelum ruqyah, agar perisai syaitan dapat hancur dan insyaaAllah dengan ini ruqyah dapat berhasil.

Itulah 5 teknik ruqyah syar'iyyah, keberhasilan ruqyah adalah kehendak Allah, tugas kita adalah berusaha semaksimal mungkin. Lakukan teknik-teknik tersebut sahabat, jadikan ruqyah sebagai pilhan pertama kita dalam pengobatan. Semoga Allah senantiasa menjaga kita.

Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum

5 Teknik Ruqyah Syar'iyyah untuk Diri Sendiri dan Orang Lain