Ayat-ayat Powerfull untuk Ruqyah Syar'iyyah
Sahabat fillah, seperti yang kita bahas di artikel sebelumnya tentang teknik ruqyah, inti dari teknik ruqyah adalah bacaan ayat-ayat Al-Qur'an. Nah, mungkin sahabat ada yang bertanya, ayat-ayat apa saja yang hendaknya kita baca saat ruqyah, baik itu mandiri atau ke orang lain?
Berikut kami rangkumkan untuk sahabat Muslim Baper, ayat-ayat ruqyah syar'iyyah:
Standar
1. Al Fatihah:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang." (Q.S. Al-Fatihah:Ayat 1)
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعٰلَمِينَ
"Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam."
(QS. Al-Fatihah: Ayat 2)
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
"Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang."
(QS. Al-Fatihah: Ayat 3)
مٰلِكِ يَوْمِ الدِّينِ
"Pemilik hari pembalasan."
(QS. Al-Fatihah: Ayat 4)
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
"Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan."
(QS. Al-Fatihah: Ayat 5)
اهْدِنَا الصِّرٰطَ الْمُسْتَقِيمَ
"Tunjukilah kami jalan yang lurus,"
(QS. Al-Fatihah: Ayat 6)
صِرٰطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّينَ
"(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."
(QS. Al-Fatihah: Ayat 7)
2. Ayat Kursi:
اللَّهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ ۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُ ۥ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِنْدَهُ ۥ ٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ ۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar."
(QS. Al-Baqarah: Ayat 255)
3. Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas
PPPK (Pertolongan Pertama Pada Kesurupan)
Al-Mukminun ayat 115-118:
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنٰكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ
"Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?"
(QS. Al-Mu'minun: Ayat 115)
فَتَعٰلَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ ۖ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ
"Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang memiliki) 'Arsy yang mulia."
(QS. Al-Mu'minun: Ayat 116)
وَمَنْ يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلٰهًا ءَاخَرَ لَا بُرْهٰنَ لَهُ ۥ بِهِۦ فَإِنَّمَا حِسَابُهُ ۥ عِنْدَ رَبِّهِۦٓ ۚ إِنَّهُ ۥ لَا يُفْلِحُ الْكٰفِرُونَ
"Dan barang siapa menyembah tuhan yang lain selain Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya tentang itu, maka perhitungannya hanya pada Tuhannya. Sungguh orang-orang kafir itu tidak akan beruntung."
(QS. Al-Mu'minun: Ayat 117)
وَقُل رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرّٰحِمِينَ
"Dan katakanlah (Muhammad), "Ya Tuhanku, berilah ampunan dan (berilah) rahmat, Engkaulah pemberi rahmat yang terbaik.""
(QS. Al-Mu'minun: Ayat 118)
Ayat Lain
1. Al-Baqarah ayat 102
2. Al-Baqarah ayat 163-164
3. Al-Baqarah ayat 285-286
4. Al-Imran ayat 18-19
5. Al-'Araf ayat 54-56
6. Al-'Araf ayat 117-122
7. Yunus ayat 81-82
8. Thoha ayat 69
9. As-Soffaat ayat 1-10
10. Al-Ahqaaf ayat 29-32
11. Ar-Rahman ayat 33-36
12. Al-Hasyr ayat 21-24
13. Al-Jin ayat 1-9
Itulah sahabat, ayat-ayat Al-Qur'an yang bisa kita baca saat ruqyah syar'iyyah. Sebenarnya tidak harus itu, boleh sesuai kemampuan kita, tidak harus memaksakan diri. Tapi minimal, hafalkan ayat-ayat ruqyah standar dan PPPK agar nantinya mempermudah kita. Dan kembali ingat, niatkan membacanya untuk ruqyah, sehingga insyaaAllah nanti ayat-ayat itu akan menjadi wasilah penyembuhan dengan kehendak Allah 'Azza Wa Jalla.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
Ayat-ayat Powerfull untuk Ruqyah Syar'iyyah
By Unknown
5 Teknik Ruqyah Syar'iyyah untuk Diri Sendiri dan Orang Lain
Assalamu'alaikum
Sahabat fillah, alhamdulillah kami bisa share kembali artikel terkait dengan ruqyah syar'iyyah. Ada yang tanya, kenapa kok akhir-akhir ini, Muslim Baper sering membuat artikel ruqyah? Ini karena kita sebagai umat Islam menyadari dan yakin, bahwasannya ruqyah adalah pengobatan paling utama dalam Islam, yang seharusnya menjadi pilihan pertama dalam usaha kita mencari kesembuhan. Karena ruqyah ini diajarkan langsung oleh manusia paling mulia, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, maka sudah dipastikan bahwa ruqyah yang benar akan memberikan hasil yang luar biasa, insyaaAllah.
Nah, lalu bagaimana teknik-teknik ruqyah syar'iyyah itu? Karena sebagaimana metode-metode pengobatan lain, ruqyah juga memerlukan teknik agar nanti hasilnya maksimal. Berikut 5 teknik ruqyah syar'iyyah, beserta penjelasannya:
1. Niat dan Keyakinan yang Kuat
The power of niat. Pastikan ketika kita mau melakukan ruqyah, niat kita juga untuk itu. Dan perlu di jadikan catatan, orientasi ruqyah bukanlah dunia, tapi haruslah akhirat.
The power of conviction. Pastikan keyakinan kita sudah kuat bahwa ruqyah memang metode penyembuhan terbaik. Jangan ragu dan berpikir ruqyah tidak akan berhasil, karena keraguan itu datangnya dari syaitan, yang berusaha membuat kita batal atau kesulitan saat ruqyah.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, Allah berfirman:
أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى
“Aku (Allah) sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku.” (Muttafaqun ‘alaih).
Dari hadits qudsi di atas, dapat kita ketahui bahwa seorang hamba harus punya keyakinan yang kuat kepada Allah. Kemudian kita aplikasikan ke ruqyah, kalau kita yakin bahwa ruqyah akan bisa menjadi wasilah kesembuhan dari Allah, maka pasti Allah akan memberikan kesembuhan itu ketika ruqyah sudah kita lakukan dengan benar. Maka yakinlah sahabat, karena ini adalah teknik penting yang pertama kali harus kita lakukan.
2. Gelombang Bacaan Ayat Al-Qur'an
Inti teknik dari ruqyah adalah bacaan ayat Al-Qur'an. Penting kita ketahui, ketika ruqyah, jangan men-sirr kan bacaan ayat Al-Qur'an, tapi harus dijahr kan agar diri kita (ruqyah mandiri) atau orang lain bisa mendengarkan bacaan kita. Tegas! Karena kita sedang berusaha agar jin yang ada dalam tubuh mendengar lantunan ayat-ayat Al-Qur'an, yang akan menjadikan racun dan senjata untuk mengusir mereka. Dan juga niatkan bacaan kita untuk ruqyah. Karena akan berbeda hasilnya bacaan ayat Al-Qur'an dengan niat sekedar membaca, dengan niat untuk ruqyah. Akan ada reaksi insyaaAllah jika kita melakukannya dengan benar.
3. Bersikap yang Seharusnya
Ketika kita sudah mulai membaca ayat-ayat Al-Qur'an, pegang dengan tangan kanan kita organ tubuh yang dirasa sakit. Atau sesekali bisa kita pijat pelan atau di tepuk-tepuk. Ini tergantung situasi saat ruqyah.
4. Kenali Musuh Kita
Musuh kita adalah syaitan. Kita harus tahu itu, dan sadar betul, bahwa mereka adalah musuh kita yang nyata. Jangan takut ketika berhadapan dengan mereka. Jangan tunjukkan rasa cemas, ragu, dan gelisah. Fokus, dan selalu ingat, Allah akan membantu kita untuk menghadapi mereka.
5. Hancurkan Perisai Syaitan
Salah satu penyebab umum ruqyah tidak berhasil, karena syaitan masih mempunyai perisai yang belum kita hancurkan, sehingga ayat-ayat Al-Qur'an yang kita bacakan tidak bisa masuk menembus mereka. Perlu sahabat ketahui, bahwa di sini syaitan punya 3 lapis perisai, yang semuanya harus sahabat hancurkan. Tiga lapis perisai itu adalah:
1. Mental block : niat kurang kuat, atau tidak untuk mencari ridho Allah
2. Penghijab langit : memakan makanan haram
3. Kotoran jiwa : disebabkan karena 2 fitnah (syubhat dan syahwat). Fitnah syubhat menyebabkan kita melakukan syirik (memakai jimat, rajah, amalan2 tertentu dan ini harus kita tinggalkan dan buang jauh-jauh), dan bid'ah (amalan yang tidak sesuai dengan sunnah Nabi). Fitnah syahwat menyebabkan kita melakukan berbagai dosa seperti zina, durhaka dg orang tua, dll.
Tinggalkan dan buang jauh-jauh hal-hal di atas sebelum ruqyah, agar perisai syaitan dapat hancur dan insyaaAllah dengan ini ruqyah dapat berhasil.
Itulah 5 teknik ruqyah syar'iyyah, keberhasilan ruqyah adalah kehendak Allah, tugas kita adalah berusaha semaksimal mungkin. Lakukan teknik-teknik tersebut sahabat, jadikan ruqyah sebagai pilhan pertama kita dalam pengobatan. Semoga Allah senantiasa menjaga kita.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
Assalamu'alaikum
Sahabat fillah, alhamdulillah kami bisa share kembali artikel terkait dengan ruqyah syar'iyyah. Ada yang tanya, kenapa kok akhir-akhir ini, Muslim Baper sering membuat artikel ruqyah? Ini karena kita sebagai umat Islam menyadari dan yakin, bahwasannya ruqyah adalah pengobatan paling utama dalam Islam, yang seharusnya menjadi pilihan pertama dalam usaha kita mencari kesembuhan. Karena ruqyah ini diajarkan langsung oleh manusia paling mulia, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, maka sudah dipastikan bahwa ruqyah yang benar akan memberikan hasil yang luar biasa, insyaaAllah.
Nah, lalu bagaimana teknik-teknik ruqyah syar'iyyah itu? Karena sebagaimana metode-metode pengobatan lain, ruqyah juga memerlukan teknik agar nanti hasilnya maksimal. Berikut 5 teknik ruqyah syar'iyyah, beserta penjelasannya:
1. Niat dan Keyakinan yang Kuat
The power of niat. Pastikan ketika kita mau melakukan ruqyah, niat kita juga untuk itu. Dan perlu di jadikan catatan, orientasi ruqyah bukanlah dunia, tapi haruslah akhirat.
The power of conviction. Pastikan keyakinan kita sudah kuat bahwa ruqyah memang metode penyembuhan terbaik. Jangan ragu dan berpikir ruqyah tidak akan berhasil, karena keraguan itu datangnya dari syaitan, yang berusaha membuat kita batal atau kesulitan saat ruqyah.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, Allah berfirman:
أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى
“Aku (Allah) sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku.” (Muttafaqun ‘alaih).
Dari hadits qudsi di atas, dapat kita ketahui bahwa seorang hamba harus punya keyakinan yang kuat kepada Allah. Kemudian kita aplikasikan ke ruqyah, kalau kita yakin bahwa ruqyah akan bisa menjadi wasilah kesembuhan dari Allah, maka pasti Allah akan memberikan kesembuhan itu ketika ruqyah sudah kita lakukan dengan benar. Maka yakinlah sahabat, karena ini adalah teknik penting yang pertama kali harus kita lakukan.
2. Gelombang Bacaan Ayat Al-Qur'an
Inti teknik dari ruqyah adalah bacaan ayat Al-Qur'an. Penting kita ketahui, ketika ruqyah, jangan men-sirr kan bacaan ayat Al-Qur'an, tapi harus dijahr kan agar diri kita (ruqyah mandiri) atau orang lain bisa mendengarkan bacaan kita. Tegas! Karena kita sedang berusaha agar jin yang ada dalam tubuh mendengar lantunan ayat-ayat Al-Qur'an, yang akan menjadikan racun dan senjata untuk mengusir mereka. Dan juga niatkan bacaan kita untuk ruqyah. Karena akan berbeda hasilnya bacaan ayat Al-Qur'an dengan niat sekedar membaca, dengan niat untuk ruqyah. Akan ada reaksi insyaaAllah jika kita melakukannya dengan benar.
3. Bersikap yang Seharusnya
Ketika kita sudah mulai membaca ayat-ayat Al-Qur'an, pegang dengan tangan kanan kita organ tubuh yang dirasa sakit. Atau sesekali bisa kita pijat pelan atau di tepuk-tepuk. Ini tergantung situasi saat ruqyah.
4. Kenali Musuh Kita
Musuh kita adalah syaitan. Kita harus tahu itu, dan sadar betul, bahwa mereka adalah musuh kita yang nyata. Jangan takut ketika berhadapan dengan mereka. Jangan tunjukkan rasa cemas, ragu, dan gelisah. Fokus, dan selalu ingat, Allah akan membantu kita untuk menghadapi mereka.
5. Hancurkan Perisai Syaitan
Salah satu penyebab umum ruqyah tidak berhasil, karena syaitan masih mempunyai perisai yang belum kita hancurkan, sehingga ayat-ayat Al-Qur'an yang kita bacakan tidak bisa masuk menembus mereka. Perlu sahabat ketahui, bahwa di sini syaitan punya 3 lapis perisai, yang semuanya harus sahabat hancurkan. Tiga lapis perisai itu adalah:
1. Mental block : niat kurang kuat, atau tidak untuk mencari ridho Allah
2. Penghijab langit : memakan makanan haram
3. Kotoran jiwa : disebabkan karena 2 fitnah (syubhat dan syahwat). Fitnah syubhat menyebabkan kita melakukan syirik (memakai jimat, rajah, amalan2 tertentu dan ini harus kita tinggalkan dan buang jauh-jauh), dan bid'ah (amalan yang tidak sesuai dengan sunnah Nabi). Fitnah syahwat menyebabkan kita melakukan berbagai dosa seperti zina, durhaka dg orang tua, dll.
Tinggalkan dan buang jauh-jauh hal-hal di atas sebelum ruqyah, agar perisai syaitan dapat hancur dan insyaaAllah dengan ini ruqyah dapat berhasil.
Itulah 5 teknik ruqyah syar'iyyah, keberhasilan ruqyah adalah kehendak Allah, tugas kita adalah berusaha semaksimal mungkin. Lakukan teknik-teknik tersebut sahabat, jadikan ruqyah sebagai pilhan pertama kita dalam pengobatan. Semoga Allah senantiasa menjaga kita.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
5 Teknik Ruqyah Syar'iyyah untuk Diri Sendiri dan Orang Lain
By Unknown
3 Ciri Ruqyah Syariah dan Bedanya dengan Ruqyah Syirik
Assalamu'alaikum
Sahabat fillah, ruqyah adalah teknik pengobatan dalam Islam yang telah digunakan sejak zaman Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam. Ruqyah seringkali didefinisikan sebagai cara untuk mengusir syaitan dan jin yang selama ini mengganggu kita, yang membuat berbagai penyakit baik zahir maupun batin.
Ruqyah ini adalah sistem pengobatan yang sangat efektif. Namun, seiring perkembangan zaman, ruqyah seringkali digunakan sebagai modus untuk meraup keuntungan dunia oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Ruqyah mulai dimodifikasi, jauh berbeda dengan ruqyah yang diajarkan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam. Dalam praktiknya, ruqyah banyak disusupi oleh kesyirikan, sehingga bukan malah mengobati, tapi akan memperparah dan menguatkan syaitan yang mengganggu pasien ruqyah.
Oleh karena itu, sahabat harus tahu ciri-ciri ruqyah syariah yang diajarkan Rasulullah dan apa yang membedakan dengan ruqyah syirik/dukuniyah, sehingga sahabat tidak akan tertipu oleh para ustadz/kyai dukun yang merajalela di akhir zaman ini.
3 Ciri Ruqyah Syariah:
1. Bacaan Ayat Al-Qur'an
Ruqyah syariah menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an dalam metode praktiknya. Tidak menggunakan mantra-mantra aneh, tapi benar-benar hanya Al-Qur'an. Karena cukup Al-Qur'an, itu akan menjadi wasilah penyembuh, sebagai obat bagi qolbun yang sakit, dan menjadi serangan kepada para syaithan ataupun jin yang mengganggu kita.
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:
يٰٓأَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَآءَتْكُمْ مَّوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌ لِّمَا فِى الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ
"Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur'an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman."
(QS. Yunus: Ayat 57)
Maka Al-Qur'an adalah obat terampuh bagi orang-orang yang beriman. Mukjizat yang luar biasa, solusi dari setiap masalah.
2. Do'a-do'a yang diajarkan Nabi
Ruqyah syariah menggunakan do'a-do'a yang memang diajarkan oleh Rasulullah. Namun, do'a ini juga bisa sesuai hajat kita, misal kita berdo'a agar air putih yang akan kita minum ini dapat menjadi racun bagi syaitan dan jin, dan do'a-do'a yang semacamnya.
3. Dengan izin Allah
Ingat sahabat, ruqyah yang sebenarnya berhasil bukan karena peruqyahnya, tapi karena izin Allah subhanahu wa ta'ala.
Allah Ta'ala berfirman:
وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ ۥ ٓ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَآدَّ لِفَضْلِهِۦ ۚ يُصِيبُ بِهِۦ مَنْ يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ ۚ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
"Dan jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Yunus: Ayat 107)
Jadi, jangan kita ketika meruqyah seseorang, namun tidak bereaksi, kita merasa bahwa itu karena kelemahan kita. Tidak, jika kita merasa seperti itu, kita sama saja menyangka bahwa berhasil tidaknya ruqyah karena kita (peruqyah), padahal keberhasilan itu karena izin Allah subhanahu wa ta'ala. Huznudzon, tugas kita selanjutnya adalah bermuhasabah, dan terus belajar.
Itulah sahabat 3 ciri ruqyah syariah, tidak ada ciri lain. Jika sahabat menjumpai ruqyah yang dalam praktiknya menghadirkan hal-hal lain, semisal jimat (termasuk huruf arab pegon yang ditulis membentuk sesuatu/rajah), amalan-amalan tertentu, atau bahkan tumbal, maka tidak diragukan lagi itu adalah ruqyah syirik yang harus kita hindari. Karena ruqyah syirik sama sekali tidak akan menyembuhkan, tapi akan memperparah.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
Assalamu'alaikum
Sahabat fillah, ruqyah adalah teknik pengobatan dalam Islam yang telah digunakan sejak zaman Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam. Ruqyah seringkali didefinisikan sebagai cara untuk mengusir syaitan dan jin yang selama ini mengganggu kita, yang membuat berbagai penyakit baik zahir maupun batin.
Ruqyah ini adalah sistem pengobatan yang sangat efektif. Namun, seiring perkembangan zaman, ruqyah seringkali digunakan sebagai modus untuk meraup keuntungan dunia oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Ruqyah mulai dimodifikasi, jauh berbeda dengan ruqyah yang diajarkan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam. Dalam praktiknya, ruqyah banyak disusupi oleh kesyirikan, sehingga bukan malah mengobati, tapi akan memperparah dan menguatkan syaitan yang mengganggu pasien ruqyah.
Oleh karena itu, sahabat harus tahu ciri-ciri ruqyah syariah yang diajarkan Rasulullah dan apa yang membedakan dengan ruqyah syirik/dukuniyah, sehingga sahabat tidak akan tertipu oleh para ustadz/kyai dukun yang merajalela di akhir zaman ini.
3 Ciri Ruqyah Syariah:
1. Bacaan Ayat Al-Qur'an
Ruqyah syariah menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an dalam metode praktiknya. Tidak menggunakan mantra-mantra aneh, tapi benar-benar hanya Al-Qur'an. Karena cukup Al-Qur'an, itu akan menjadi wasilah penyembuh, sebagai obat bagi qolbun yang sakit, dan menjadi serangan kepada para syaithan ataupun jin yang mengganggu kita.
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:
يٰٓأَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَآءَتْكُمْ مَّوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌ لِّمَا فِى الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ
"Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur'an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman."
(QS. Yunus: Ayat 57)
Maka Al-Qur'an adalah obat terampuh bagi orang-orang yang beriman. Mukjizat yang luar biasa, solusi dari setiap masalah.
2. Do'a-do'a yang diajarkan Nabi
Ruqyah syariah menggunakan do'a-do'a yang memang diajarkan oleh Rasulullah. Namun, do'a ini juga bisa sesuai hajat kita, misal kita berdo'a agar air putih yang akan kita minum ini dapat menjadi racun bagi syaitan dan jin, dan do'a-do'a yang semacamnya.
3. Dengan izin Allah
Ingat sahabat, ruqyah yang sebenarnya berhasil bukan karena peruqyahnya, tapi karena izin Allah subhanahu wa ta'ala.
Allah Ta'ala berfirman:
وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ ۥ ٓ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَآدَّ لِفَضْلِهِۦ ۚ يُصِيبُ بِهِۦ مَنْ يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ ۚ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
"Dan jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Yunus: Ayat 107)
Jadi, jangan kita ketika meruqyah seseorang, namun tidak bereaksi, kita merasa bahwa itu karena kelemahan kita. Tidak, jika kita merasa seperti itu, kita sama saja menyangka bahwa berhasil tidaknya ruqyah karena kita (peruqyah), padahal keberhasilan itu karena izin Allah subhanahu wa ta'ala. Huznudzon, tugas kita selanjutnya adalah bermuhasabah, dan terus belajar.
Itulah sahabat 3 ciri ruqyah syariah, tidak ada ciri lain. Jika sahabat menjumpai ruqyah yang dalam praktiknya menghadirkan hal-hal lain, semisal jimat (termasuk huruf arab pegon yang ditulis membentuk sesuatu/rajah), amalan-amalan tertentu, atau bahkan tumbal, maka tidak diragukan lagi itu adalah ruqyah syirik yang harus kita hindari. Karena ruqyah syirik sama sekali tidak akan menyembuhkan, tapi akan memperparah.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
3 Ciri Ruqyah Syariah dan Bedanya dengan Ruqyah Syirik
By Unknown
Langganan:
Postingan (Atom)


