Tahajud vs Dhuha, Mana yang Lebih Besar Keutamaannya?
Assalamu'alaikum
Sahabat, mungkin ada yang bertanya-tanya, lebih utama manakah antara shalat tahajud dengan shalat dhuha? Kita katakan, keduanya utama dan memiliki keutamaan yang besar sebagai shalat sunnah. Maka tidak bisa kita bandingkan, namun bisa kita lakukan setiap harinya.
Sampai ada sebuah nasehat, bahwa jika engkau tidak bisa bangun untuk shalat tahajud, maka luangkan waktumu untuk shalat dhuha. Begitu pula sebaliknya, jika engkau tidak bisa meluangkan waktu untuk shalat dhuha, maka berusahalah bangun untuk shalat tahajud. Ini karena begitu besarnya keutamanan kedua shalat tersebut.
Keutamaan Shalat Tahajud
1. Mendapatkan pahala yang begitu besar
Shalat tahajud mempunyai pahala yang begitu besar. Bahkan Rasulullah mengatakan bahwa tahajud adalah shalat yang paling utama setelah shalat lima waktu.
ﺃَﻓْﻀَﻞُ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓِ ﺑَﻌْﺪَ ﺻَﻼَﺓِ ﺍﻟْﻤَﻔْﺮُﻭْﺿَﺔِ، ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ
“Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari.” (H.R. Muslim)
Bukan hanya pahala yamg begitu besar, shalat tahajud nanti akan menjadi cahaya kita di yaumul qiyamah. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Yazid ar-Riqasyi, beliau mengatakan, “Shalat malam akan menjadi cahaya bagi seorang mukmin pada hari Kiamat kelak dan cahaya itu akan berjalan dari depan dan belakangnya. Sedangkan puasa seorang hamba akan menjauhkannya dari panasnya Neraka Sa’ir.”(as-Shalaatu wat Tahajjud)
2. Dikabulkan do'anya
Sahabat, tatkala engkau mempunyai suatu keinginan yang baik, maka sering-seringlah engkau membicarakannya kepada Allah di setiap malammu.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ﺇِﻥَّ ﻓِﻲ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ ﻟَﺴَﺎﻋَـﺔً، ﻻَ ﻳُﻮَﺍﻓِﻘُﻬَﺎ ﺭَﺟُـﻞٌ ﻣُﺴْﻠِﻢٌ ﻳَﺴْﺄَﻝُ ﺍﻟﻠﻪَ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻣِﻦْ ﺃَﻣْﺮِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَﺍْﻵﺧِﺮَﺓِ ﺇِﻻَّ ﺃَﻋْﻄَﺎﻩُ ﺇِﻳَّﺎﻩُ، ﻭَﺫَﻟِﻚَ ﻛُﻞَّ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ .
“Sesungguhnya di malam hari terdapat waktu tertentu, yang bila seorang muslim memohon kepada Allah dari kebaikan dunia dan akhirat pada waktu itu, maka Allah pasti akan memberikan kepadanya, dan hal tersebut ada di setiap malam.” (H.R. Muslim)
3. Mendapatkan cinta dan sanjungan dari Allah
Allah subhanahu wa ta'ala menyanjung orang yang siap melaksanakan shalat tahajud, sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur'an:
تَتَجَافٰى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُونَ
"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka." (QS. As-Sajdah:16)
فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّآ أُخْفِىَ لَهُمْ مِّنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
"Maka tidak seorang pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan." (QS. As-Sajdah:17)
Al-Imam Ibnu al-Qayyim rahimahullah mengatakan, “Cobalah renungkan bagaimana Allah membalas shalat malam yang mereka lakukan secara sembunyi dengan balasan yang Ia sembunyikan bagi mereka, yakni yang tidak diketahui oleh semua jiwa. Juga bagaimana Allah membalas rasa gelisah, takut dan gundah gulana mereka di atas tempat tidur saat bangun untuk melakukan shalat malam dengan kesenangan jiwa di dalam Surga.”(Haadil Arwaah ilaa Bilaadil Afraah)
Keutamaan Shalat Dhuha
1. Dijanjikan sebuah rumah di surga
Siapa diantara kita yang tidak ingin dibuatkan rumah di surga? Pasti kita semua ingin. Dan inilah keutamaan shalat dhuha, akan dibuatkan rumah di surga bagi yang mengerjakannya.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga,” (Shahih al-Jami`)
2. Setara dengan umrah
Shalat dhuha memiliki pahala yang setara dengan pahala umrah.
Rasullullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah…” (Shahih al-Targhib)
3. Dosanya diampuni
Keutamaan shalat dhuha ialah sebagai penghapus dosa-dosa kita, insyaaAllah. Sebagaimana yang Rasullullah shallallahu 'alaihi wa sallan jelaskan, “Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan rutin, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan" (HR Tirmidzi).
Selain keutamaan-keutamaan di atas, shalat tahajud dan dhuha keduanya sama-sama memiliki keutamaan lain yang begitu banyak, diantaranya:
1. Bukti cinta terhadap Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam
2. Mendapatkan pertolongan Allah
3. Mengangkat derajatnya di sisi Allah
4. Bentuk olahraga yang menyehatkan
5. Anti-stress
Maka, ayo sahabat! Kita mulai biasakan shalat tahajud dan dhuha setiap harinya. InsyaaAllah, kita akan mendapatkan keuntungan yang begitu besar, di dunia maupun di akhirat.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
Assalamu'alaikum
Sahabat, mungkin ada yang bertanya-tanya, lebih utama manakah antara shalat tahajud dengan shalat dhuha? Kita katakan, keduanya utama dan memiliki keutamaan yang besar sebagai shalat sunnah. Maka tidak bisa kita bandingkan, namun bisa kita lakukan setiap harinya.
Keutamaan Shalat Tahajud
1. Mendapatkan pahala yang begitu besar
Shalat tahajud mempunyai pahala yang begitu besar. Bahkan Rasulullah mengatakan bahwa tahajud adalah shalat yang paling utama setelah shalat lima waktu.
ﺃَﻓْﻀَﻞُ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓِ ﺑَﻌْﺪَ ﺻَﻼَﺓِ ﺍﻟْﻤَﻔْﺮُﻭْﺿَﺔِ، ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ
“Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari.” (H.R. Muslim)
Bukan hanya pahala yamg begitu besar, shalat tahajud nanti akan menjadi cahaya kita di yaumul qiyamah. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Yazid ar-Riqasyi, beliau mengatakan, “Shalat malam akan menjadi cahaya bagi seorang mukmin pada hari Kiamat kelak dan cahaya itu akan berjalan dari depan dan belakangnya. Sedangkan puasa seorang hamba akan menjauhkannya dari panasnya Neraka Sa’ir.”(as-Shalaatu wat Tahajjud)
2. Dikabulkan do'anya
Sahabat, tatkala engkau mempunyai suatu keinginan yang baik, maka sering-seringlah engkau membicarakannya kepada Allah di setiap malammu.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ﺇِﻥَّ ﻓِﻲ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ ﻟَﺴَﺎﻋَـﺔً، ﻻَ ﻳُﻮَﺍﻓِﻘُﻬَﺎ ﺭَﺟُـﻞٌ ﻣُﺴْﻠِﻢٌ ﻳَﺴْﺄَﻝُ ﺍﻟﻠﻪَ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻣِﻦْ ﺃَﻣْﺮِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَﺍْﻵﺧِﺮَﺓِ ﺇِﻻَّ ﺃَﻋْﻄَﺎﻩُ ﺇِﻳَّﺎﻩُ، ﻭَﺫَﻟِﻚَ ﻛُﻞَّ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ .
“Sesungguhnya di malam hari terdapat waktu tertentu, yang bila seorang muslim memohon kepada Allah dari kebaikan dunia dan akhirat pada waktu itu, maka Allah pasti akan memberikan kepadanya, dan hal tersebut ada di setiap malam.” (H.R. Muslim)
3. Mendapatkan cinta dan sanjungan dari Allah
Allah subhanahu wa ta'ala menyanjung orang yang siap melaksanakan shalat tahajud, sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur'an:
تَتَجَافٰى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُونَ
"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka." (QS. As-Sajdah:16)
فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّآ أُخْفِىَ لَهُمْ مِّنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
"Maka tidak seorang pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan." (QS. As-Sajdah:17)
Al-Imam Ibnu al-Qayyim rahimahullah mengatakan, “Cobalah renungkan bagaimana Allah membalas shalat malam yang mereka lakukan secara sembunyi dengan balasan yang Ia sembunyikan bagi mereka, yakni yang tidak diketahui oleh semua jiwa. Juga bagaimana Allah membalas rasa gelisah, takut dan gundah gulana mereka di atas tempat tidur saat bangun untuk melakukan shalat malam dengan kesenangan jiwa di dalam Surga.”(Haadil Arwaah ilaa Bilaadil Afraah)
Keutamaan Shalat Dhuha
1. Dijanjikan sebuah rumah di surga
Siapa diantara kita yang tidak ingin dibuatkan rumah di surga? Pasti kita semua ingin. Dan inilah keutamaan shalat dhuha, akan dibuatkan rumah di surga bagi yang mengerjakannya.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga,” (Shahih al-Jami`)
2. Setara dengan umrah
Shalat dhuha memiliki pahala yang setara dengan pahala umrah.
Rasullullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah…” (Shahih al-Targhib)
3. Dosanya diampuni
Keutamaan shalat dhuha ialah sebagai penghapus dosa-dosa kita, insyaaAllah. Sebagaimana yang Rasullullah shallallahu 'alaihi wa sallan jelaskan, “Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan rutin, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan" (HR Tirmidzi).
Selain keutamaan-keutamaan di atas, shalat tahajud dan dhuha keduanya sama-sama memiliki keutamaan lain yang begitu banyak, diantaranya:
1. Bukti cinta terhadap Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam
2. Mendapatkan pertolongan Allah
3. Mengangkat derajatnya di sisi Allah
4. Bentuk olahraga yang menyehatkan
5. Anti-stress
Maka, ayo sahabat! Kita mulai biasakan shalat tahajud dan dhuha setiap harinya. InsyaaAllah, kita akan mendapatkan keuntungan yang begitu besar, di dunia maupun di akhirat.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
Tahajud vs Dhuha, Mana yang Lebih Besar Keutamaannya?
By Unknown
5 Hal yang Begitu Membanggakan bagi Seorang Muslimah
Assalamu'alaikum
Dear Muslimah,
Setiap orang pasti mempunyai sesuatu yang menurutnya begitu membanggakan. Ketika ia sudah memilikinya, maka ia akan berusaha untuk mempertahankannya. Namun tatkala itu belum ia miliki, maka ia akan berusaha keras untuk mendapatkannya. Begitu pun dengan muslimah. Engkau pun pasti mempunyai dan ingin memilki suatu kebanggaan.
Lalu kebanggaan seperti apa itu? Tentu kebanggaan yang sejati, yang engkau akan mendapatkan kebahagiaan tatkala memilikinya. Sekiranya, ada 5 hal yang begitu membanggakan bagi seorang muslimah, yaitu:
1. Memiliki agama dan akhlak yang baik
Agama dan akhlak, adalah dua hal yang sangat berarti bagi setiap manusia. Agama, ialah hubungannya kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Sedangkan akhlak, adalah hubungannya kepada manusia lain. Muslimah yang mempunyai agama dan akhlak yang baik,adalah yang senantiasa terus memperbaiki diri. Kenapa? Karena ia tahu dia bukan manusia yang sempurna. Tapi statusnya sebagai muslimah, mendorong ia untuk menyempurnakan keimanannya, karena itulah yang akan mengangkat derajat dirinya di sisi Allah dan harga dirinya di hadapan manusia lain. Sungguh membanggakan, muslimah yang senantiasa berusaha taat menjalankan semua perintah dan menjauhi larangan Allah. Juga, ia adalah sosok perempuan yang memberikan ketenangan dan rasa nyaman bagi orang lain.
2. Berhijab
Hijab tidak membuat muslimah menjadi sempurna, tapi sebagai pengingat untuk terus berjuang dan lebih baik dalam perbaikan sikap maupun ketaatan. Hijab adalah mahkota kemuliaan, sebuah kewajiban yang didedikasikan untuk melindungi perempuan. Satu kebanggaan ketika engkau berhijab, karena ini adalah identitas dirimu. Identitas diri sebagai seorang muslimah, yang berarti engkau adalah orang yang berusaha mengikuti agama ini dan menerima setiap keindahan serta kebenaran di dalamnya.
3. Tidak pacaran
Muslimah, mungkin ini adalah fitnah yang begitu besar di zaman ini. Maka berbahagialah untuk engkau yang tidak terjebak dengan lingkaran syaithan ini. Pacaran, keharaman yang nyata namun semu untuk mereka yang hatinya tertutup debu maksiat. Jagalah dirimu, engkau muslimah tidak pantas untuk menjalin hubungan hina ini. Engkau muslimah, katakanlah kepada mereka bahwa engkau bangga tatkala tidak berpacaran. Engkau bangga dengan kesendirianmu, meski banyak orang menghinamu, padahal mereka tidak tahu sejatinya engkau senantiasa bersama Rabb yang Maha Agung. Ingatlah muslimah, pacaran hanya untuk mereka yang memiliki kepercayaan diri yang begitu rendah. Tidak percaya dengan takdir Allah, dan lancang menerobos rambu keselamatan yang mulia. Maka berbanggalah, banggalah mengatakan "Saya muslimah dan saya tidak berpacaran!"
4. Memiliki Suami yang Shalih
Tidak ada satupun muslimah yang tidak menginginkan untuk memiliki suami yang shalih. Suami yang shalih, adalah yang mampu menjadi nahkoda dalam pelayaran menuju Jannah. Dia yang akan membimbing dan mengarahkan kapal (rumah tangga) agar tidak salah arah. Dia adalah sosok yang baik akhlaknya terhadap istri dan anaknya, dan mampu menjadi panutan hidup bagi keluarganya. Suatu kebanggaan sekaligus kebahagiaan bagi seorang muslimah yang mendapatkan tipe suami seperti ini. Namun untuk itu, kembali harus kita ingat, bahwa laki-laki shalih hanya untuk perempuan yang shalihah. Shalihah bukan dia yang sempurna, tapi dia yang senantiasa memperbaiki diri. Maka miliki itu terlebih dahulu, dan engkau akan mendapatkan dia yang shalih untuk menjadi imammu. Pantaskan dirimu, dan Allah jadikan dia untukmu.
5. Berilmu Pengetahuan Luas
Engkau seorang muslimah harus cerdas dan memiliki ilmu pengetahuan yang luas. Bukan untuk menyaingi suami, tapi karena engkau adalah pembentuk generasi. Engkau adalah madrasah pertama bagi anak-anakmu nanti. Engkaulah yang akan mengajari mereka dan membentuk karakter yang cerdas dalam dirinya. Karenanya, suatu kebanggaan jika engkau memiliki ilmu pengetahuan yang luas, bukan hanya untukmu, tapi anak-anak dan suamimu pun juga akan turut bangga dengannya. Maka, mulailah dari sekarang, bekalilah dirimu dengan ilmu pengetahuan. Percayalah, itu akan menjadi begitu membanggakan.
Muslimah, tentu masih banyak hal-hal lain yang membanggakan menurut kalian. Maka berusahalah untuk mencapainya, karena salah satu sumber dari kebahagiaan adalah disaat engkau mempunyai suatu kebanggaan.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
Assalamu'alaikum
Dear Muslimah,
Setiap orang pasti mempunyai sesuatu yang menurutnya begitu membanggakan. Ketika ia sudah memilikinya, maka ia akan berusaha untuk mempertahankannya. Namun tatkala itu belum ia miliki, maka ia akan berusaha keras untuk mendapatkannya. Begitu pun dengan muslimah. Engkau pun pasti mempunyai dan ingin memilki suatu kebanggaan.
Lalu kebanggaan seperti apa itu? Tentu kebanggaan yang sejati, yang engkau akan mendapatkan kebahagiaan tatkala memilikinya. Sekiranya, ada 5 hal yang begitu membanggakan bagi seorang muslimah, yaitu:
1. Memiliki agama dan akhlak yang baik
Agama dan akhlak, adalah dua hal yang sangat berarti bagi setiap manusia. Agama, ialah hubungannya kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Sedangkan akhlak, adalah hubungannya kepada manusia lain. Muslimah yang mempunyai agama dan akhlak yang baik,adalah yang senantiasa terus memperbaiki diri. Kenapa? Karena ia tahu dia bukan manusia yang sempurna. Tapi statusnya sebagai muslimah, mendorong ia untuk menyempurnakan keimanannya, karena itulah yang akan mengangkat derajat dirinya di sisi Allah dan harga dirinya di hadapan manusia lain. Sungguh membanggakan, muslimah yang senantiasa berusaha taat menjalankan semua perintah dan menjauhi larangan Allah. Juga, ia adalah sosok perempuan yang memberikan ketenangan dan rasa nyaman bagi orang lain.
2. Berhijab
Hijab tidak membuat muslimah menjadi sempurna, tapi sebagai pengingat untuk terus berjuang dan lebih baik dalam perbaikan sikap maupun ketaatan. Hijab adalah mahkota kemuliaan, sebuah kewajiban yang didedikasikan untuk melindungi perempuan. Satu kebanggaan ketika engkau berhijab, karena ini adalah identitas dirimu. Identitas diri sebagai seorang muslimah, yang berarti engkau adalah orang yang berusaha mengikuti agama ini dan menerima setiap keindahan serta kebenaran di dalamnya.
3. Tidak pacaran
Muslimah, mungkin ini adalah fitnah yang begitu besar di zaman ini. Maka berbahagialah untuk engkau yang tidak terjebak dengan lingkaran syaithan ini. Pacaran, keharaman yang nyata namun semu untuk mereka yang hatinya tertutup debu maksiat. Jagalah dirimu, engkau muslimah tidak pantas untuk menjalin hubungan hina ini. Engkau muslimah, katakanlah kepada mereka bahwa engkau bangga tatkala tidak berpacaran. Engkau bangga dengan kesendirianmu, meski banyak orang menghinamu, padahal mereka tidak tahu sejatinya engkau senantiasa bersama Rabb yang Maha Agung. Ingatlah muslimah, pacaran hanya untuk mereka yang memiliki kepercayaan diri yang begitu rendah. Tidak percaya dengan takdir Allah, dan lancang menerobos rambu keselamatan yang mulia. Maka berbanggalah, banggalah mengatakan "Saya muslimah dan saya tidak berpacaran!"
4. Memiliki Suami yang Shalih
Tidak ada satupun muslimah yang tidak menginginkan untuk memiliki suami yang shalih. Suami yang shalih, adalah yang mampu menjadi nahkoda dalam pelayaran menuju Jannah. Dia yang akan membimbing dan mengarahkan kapal (rumah tangga) agar tidak salah arah. Dia adalah sosok yang baik akhlaknya terhadap istri dan anaknya, dan mampu menjadi panutan hidup bagi keluarganya. Suatu kebanggaan sekaligus kebahagiaan bagi seorang muslimah yang mendapatkan tipe suami seperti ini. Namun untuk itu, kembali harus kita ingat, bahwa laki-laki shalih hanya untuk perempuan yang shalihah. Shalihah bukan dia yang sempurna, tapi dia yang senantiasa memperbaiki diri. Maka miliki itu terlebih dahulu, dan engkau akan mendapatkan dia yang shalih untuk menjadi imammu. Pantaskan dirimu, dan Allah jadikan dia untukmu.
5. Berilmu Pengetahuan Luas
Engkau seorang muslimah harus cerdas dan memiliki ilmu pengetahuan yang luas. Bukan untuk menyaingi suami, tapi karena engkau adalah pembentuk generasi. Engkau adalah madrasah pertama bagi anak-anakmu nanti. Engkaulah yang akan mengajari mereka dan membentuk karakter yang cerdas dalam dirinya. Karenanya, suatu kebanggaan jika engkau memiliki ilmu pengetahuan yang luas, bukan hanya untukmu, tapi anak-anak dan suamimu pun juga akan turut bangga dengannya. Maka, mulailah dari sekarang, bekalilah dirimu dengan ilmu pengetahuan. Percayalah, itu akan menjadi begitu membanggakan.
Muslimah, tentu masih banyak hal-hal lain yang membanggakan menurut kalian. Maka berusahalah untuk mencapainya, karena salah satu sumber dari kebahagiaan adalah disaat engkau mempunyai suatu kebanggaan.
Tetaplah tawadhu' dan bersyukur, karena engkau muslimah, dan itulah kebanggaan yang begitu berharga yang harus engkau jaga. Tetaplah istiqomah, dan ingatlah, segelap apapun dunia ini jadinya, jadilah bintang yang menyinari agar orang lain dapat senyum berseri.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
5 Hal yang Begitu Membanggakan bagi Seorang Muslimah
By Unknown
Bukan Penghalang, Hijab Kunci Sukses dalam Berkarir
Assalamu'alaikum
Dear Muslimah,
Hijab, identitas diri dan kebanggaan seorang muslimah. Seringkali diabaikan, bahkan dicemooh sebagai sesuatu yang tidak pas. Ya, tidak pas dengan gaya hidup liberal zaman sekarang. Hijab adalah bentuk pengekangan terhadap perempuan yang ingin merintis karir dunianya, itulah kata mereka yang tidak suka dengan hijab. Mereka berdalih dengan alasan HAM, menuntut hijab dilepas dari diri setiap muslimah.
Yang sangat disayangkan, banyak muslimah yang malah terpengaruh dengan statement tersebut. Seakan-akan telah terhipnotis dengan gemerlap dunia, mereka ikut menanggalkan hijabnya dan ikut bergabung ke dalam barisan para penentang yang buta hati dan tidak tau diri. Ikut menyerukan, bahwa hijab adalah pembatas dalam berkarya, pemancungan terhadap karir perempuan. Sungguh realita yang menyedihkan.
Muslimah, apakah benar hijabmu adalah penghalang untukmu berkarir dan meraih kesuksesanmu?
Engkau muslimah, banggalah menjawab TIDAK! Tidak mungkin hijab menjadi penghalang. Malah, hijab adalah kunci dari kesuksesanmu. Ketahuilah yang sebenarnya menjadi penghalang adalah sempitnya pemikiranmu tentang hijab, dan ketidak percayaan dirimu bahwa engkau adalah muslimah. Muslimah, adalah karakter yang tangguh, dengan segala potensi yang sangat didukung oleh Islam. Itulah yang harus engkau sadari. Jadi, bukan hijabmu yang menjadi penghalang, tapi ketidak sadaranmu bahwa engkau adalah muslimah. Belajarlah, dan carilah hakikat sebenarnya dari seorang muslimah.
Bukan tanpa bukti, di zaman ini telah banyak muslimah yang sukses dalam berkarir dengan hijab yang selalu menemaninya. Banyak sekali sekiranya engkau mau membuka hati. Sebagai contoh...
Sally Giovani
Seorang entrepreneur muda dan juga sosok muslimah sukses dengan hijab yang senantiasa ia pakai. Ia sukses mengembangkan bisnis batik Trusmi, yang karena bisnisnya itu ia mampu mencapai omset miliaran rupiah dalam sebulan. Ia adalah pemegang Rekor Muri 2013 dan 2014 untuk kategori “Pemilik Toko Batik Terluas (Pusat Grosir Batik Trusmi) dan juga “Indonesian Creativity Award” untuk kategori “The Best Design and Quality Product of The Year”.
Dalia Mogahed
Ia adalah muslimah berhijab yang ditunjuk sebagai penasihat Presiden Barack Obama. Kepercayaan itu ia dapatkan karena keahliannya dalam analisis dan penelitiannya tentang Islam. Dalia juga menjabat sebagai CEO Mogahed Consulting, sebuah lembaga konsultan tentang masyarakat muslim dan Timur Tengah, yang berbasis di Washington DC. Kesuksesannya ini, tak lepas karena kesenangannya dalam menganalisis dan melakukan penelitian tentang Islam.
Contoh lain dari muslimah sukses yang istiqomah dengan hijabnya, adalah Tahani Amer yang menjadi anggota NASA di tim cabang Computational Fluid Dynamics (CFD) atau Komputasi Dinamika Fluida NASA, juga Ibtihaj Muhammad yang merupakan atlet hangar yang mewakili Amerika Serikat pada Olimpiade Rio 2016, dan masih banyak lagi muslimah hebat di luar sana.
Jadi, masihkah kita berani mengatakan hijab sebagai penghalang untuk berkarir? Tidak, karena hijab memang tidak seperti itu. Silahkan berkarir, itu hakmu selagi tidak melanggar aturan yang diberikan oleh Islam. Karena semua aturan-aturan itu pastilah baik untuk kita, termasuk hijab yang engkau kenakan.
Maka tetap kenakan hijabmu muslimah, karena itu adalah awal yang sebenarnya dari langkah suksesmu. Let's hijrah and keep istiqomah!
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
Assalamu'alaikum
Dear Muslimah,
Hijab, identitas diri dan kebanggaan seorang muslimah. Seringkali diabaikan, bahkan dicemooh sebagai sesuatu yang tidak pas. Ya, tidak pas dengan gaya hidup liberal zaman sekarang. Hijab adalah bentuk pengekangan terhadap perempuan yang ingin merintis karir dunianya, itulah kata mereka yang tidak suka dengan hijab. Mereka berdalih dengan alasan HAM, menuntut hijab dilepas dari diri setiap muslimah.
Muslimah, apakah benar hijabmu adalah penghalang untukmu berkarir dan meraih kesuksesanmu?
Engkau muslimah, banggalah menjawab TIDAK! Tidak mungkin hijab menjadi penghalang. Malah, hijab adalah kunci dari kesuksesanmu. Ketahuilah yang sebenarnya menjadi penghalang adalah sempitnya pemikiranmu tentang hijab, dan ketidak percayaan dirimu bahwa engkau adalah muslimah. Muslimah, adalah karakter yang tangguh, dengan segala potensi yang sangat didukung oleh Islam. Itulah yang harus engkau sadari. Jadi, bukan hijabmu yang menjadi penghalang, tapi ketidak sadaranmu bahwa engkau adalah muslimah. Belajarlah, dan carilah hakikat sebenarnya dari seorang muslimah.
Bukan tanpa bukti, di zaman ini telah banyak muslimah yang sukses dalam berkarir dengan hijab yang selalu menemaninya. Banyak sekali sekiranya engkau mau membuka hati. Sebagai contoh...
Sally Giovani
Seorang entrepreneur muda dan juga sosok muslimah sukses dengan hijab yang senantiasa ia pakai. Ia sukses mengembangkan bisnis batik Trusmi, yang karena bisnisnya itu ia mampu mencapai omset miliaran rupiah dalam sebulan. Ia adalah pemegang Rekor Muri 2013 dan 2014 untuk kategori “Pemilik Toko Batik Terluas (Pusat Grosir Batik Trusmi) dan juga “Indonesian Creativity Award” untuk kategori “The Best Design and Quality Product of The Year”.
Dalia Mogahed
Ia adalah muslimah berhijab yang ditunjuk sebagai penasihat Presiden Barack Obama. Kepercayaan itu ia dapatkan karena keahliannya dalam analisis dan penelitiannya tentang Islam. Dalia juga menjabat sebagai CEO Mogahed Consulting, sebuah lembaga konsultan tentang masyarakat muslim dan Timur Tengah, yang berbasis di Washington DC. Kesuksesannya ini, tak lepas karena kesenangannya dalam menganalisis dan melakukan penelitian tentang Islam.
Contoh lain dari muslimah sukses yang istiqomah dengan hijabnya, adalah Tahani Amer yang menjadi anggota NASA di tim cabang Computational Fluid Dynamics (CFD) atau Komputasi Dinamika Fluida NASA, juga Ibtihaj Muhammad yang merupakan atlet hangar yang mewakili Amerika Serikat pada Olimpiade Rio 2016, dan masih banyak lagi muslimah hebat di luar sana.
Jadi, masihkah kita berani mengatakan hijab sebagai penghalang untuk berkarir? Tidak, karena hijab memang tidak seperti itu. Silahkan berkarir, itu hakmu selagi tidak melanggar aturan yang diberikan oleh Islam. Karena semua aturan-aturan itu pastilah baik untuk kita, termasuk hijab yang engkau kenakan.
Maka tetap kenakan hijabmu muslimah, karena itu adalah awal yang sebenarnya dari langkah suksesmu. Let's hijrah and keep istiqomah!
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
Bukan Penghalang, Hijab Kunci Sukses dalam Berkarir
By Unknown
6 Nilai Hidup Meraih Sukses di Usia Muda
Assalamu'alaikum
Sahabat, siapa dari kita yang tidak ingin sukses? Pasti semuanya ingin. Apalagi sukses di usia muda, adalah impian bagi setiap orang. Untuk itu, ada beberapa nilai hidup yang harus kita terapkan untuk meraih kesuksesan tersebut. Karena sukses itu tidak akan menunggu, melainkan harus dijemput.
Berikut 6 nilai hidup sebagai syarat meraih kesuksesan di usia muda:
1. Ikhlas
Lakukan semua pekerjaan kita dengan ikhlas. Kebaikan yang kita lakukan, pastikan bukan untuk meraih tenar dan judge dari orang lain bahwa kita baik. Lakukan semuanya dengan ikhlas! Karena orang ikhlas dengan tidak, yang dikorbankan sama tapi hasilnya berbeda. Percayalah, kepercayaan Allah kepada kita jauh lebih membahagiakan daripada kepercayaan manusia lain. Maka dapatkan kepercayaan-Nya dengan ikhlasmu, Allah akan mudahkan pertolongan-Nya untuk mencapai suksesmu.
2. Visioner
Mulai dengan merencanakan impian kita . Lalu kerahkan semua resource yang kita punya agar bisa mencapainya secepat mungkin. Sebagai inspirasi ialah Muhammad Al Fatih. Pemimpin muda yang berhasil menaklukkan Konstantinopel di usia 21 tahun, melampaui para pendahulunya yang gagal dalam misi pembebasan itu. Itu karena usahanya yang begitu keras, juga karena ketaqwaannya yang begitu besar kepada Tuhannya. Ingat sahabat, jangan sampai waktu mudamu berlalu begitu saja. Ikhtiar, berpikirlah kreatif, dan luaskan pandangan, lalu tawakalkan kepada-Nya. InsyaaAllah, sukses begitu dekat dengan kita.
3. Komitmen
Perlu adanya komitmen yang kuat untuk meraih kesuksesan. Gunakan komitmen itu sebagai pengingat dan penyemangat, kita punya tugas untuk diselesaikan. Maka bangunlah komitmen untuk sukses, dan bertindak secepatnya! Jangan menundanya, karena nanti bisa menjadi tidak pernah.
4. Produktif
Sukses hanya untuk mereka yang mau berusaha. Maka teruslah berkarya, jangan berdiam diri. Ciptakan sesuatu yang menjadi passionmu, dan jadikan itu sebagai hobi untuk sukses di usia mudamu.
5. Tawazun
Seimbanglah dalam mengatur waktu. Jangan sampai lupa ibadah hanya karena terlalu sibuk bekerja. Ingatlah kita tidak bisa apa-apa tanpa izin Allah subhanahu wa ta'ala.
6. Meaning
Inti dari semua usaha dan karya yang kita ciptakan. Pastikan itu berarti bagi kita dan orang lain. Kebermanfaatan itu penting, poin khusus yang tidak bisa kita lepaskan. Karena akan dikatakan sukses, jika kita bisa bermanfaat untuk orang lain.
Itulah 6 nilai hidup yang bisa kita pegang untuk meraih sukses di usia muda. Mulailah, dan selesaiakan apa yang telah engkau mulai. Jangan menyerah hanya karena kita berpikir itu tidak bisa, tapi cobalah dan terus melangkah. Menataplah ke depan, dan katakan bahwa aku berani sukses di usia muda! Semoga Allah memudahkan usaha kita.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
(Nilai hidup ini disampaikan oleh dr. Gamal Albinsaid pada TPM Trenggalek ke-XIX. Beliau seorang dokter muda berusia 28 tahun dan juga motivator di 17 negara yang telah mendapatkan berbagai penghargaan internasional berkat inovasinya dalam bidang kesehatan)
Assalamu'alaikum
Sahabat, siapa dari kita yang tidak ingin sukses? Pasti semuanya ingin. Apalagi sukses di usia muda, adalah impian bagi setiap orang. Untuk itu, ada beberapa nilai hidup yang harus kita terapkan untuk meraih kesuksesan tersebut. Karena sukses itu tidak akan menunggu, melainkan harus dijemput.
Berikut 6 nilai hidup sebagai syarat meraih kesuksesan di usia muda:
1. Ikhlas
Lakukan semua pekerjaan kita dengan ikhlas. Kebaikan yang kita lakukan, pastikan bukan untuk meraih tenar dan judge dari orang lain bahwa kita baik. Lakukan semuanya dengan ikhlas! Karena orang ikhlas dengan tidak, yang dikorbankan sama tapi hasilnya berbeda. Percayalah, kepercayaan Allah kepada kita jauh lebih membahagiakan daripada kepercayaan manusia lain. Maka dapatkan kepercayaan-Nya dengan ikhlasmu, Allah akan mudahkan pertolongan-Nya untuk mencapai suksesmu.
2. Visioner
Mulai dengan merencanakan impian kita . Lalu kerahkan semua resource yang kita punya agar bisa mencapainya secepat mungkin. Sebagai inspirasi ialah Muhammad Al Fatih. Pemimpin muda yang berhasil menaklukkan Konstantinopel di usia 21 tahun, melampaui para pendahulunya yang gagal dalam misi pembebasan itu. Itu karena usahanya yang begitu keras, juga karena ketaqwaannya yang begitu besar kepada Tuhannya. Ingat sahabat, jangan sampai waktu mudamu berlalu begitu saja. Ikhtiar, berpikirlah kreatif, dan luaskan pandangan, lalu tawakalkan kepada-Nya. InsyaaAllah, sukses begitu dekat dengan kita.
3. Komitmen
Perlu adanya komitmen yang kuat untuk meraih kesuksesan. Gunakan komitmen itu sebagai pengingat dan penyemangat, kita punya tugas untuk diselesaikan. Maka bangunlah komitmen untuk sukses, dan bertindak secepatnya! Jangan menundanya, karena nanti bisa menjadi tidak pernah.
4. Produktif
Sukses hanya untuk mereka yang mau berusaha. Maka teruslah berkarya, jangan berdiam diri. Ciptakan sesuatu yang menjadi passionmu, dan jadikan itu sebagai hobi untuk sukses di usia mudamu.
5. Tawazun
Seimbanglah dalam mengatur waktu. Jangan sampai lupa ibadah hanya karena terlalu sibuk bekerja. Ingatlah kita tidak bisa apa-apa tanpa izin Allah subhanahu wa ta'ala.
6. Meaning
Inti dari semua usaha dan karya yang kita ciptakan. Pastikan itu berarti bagi kita dan orang lain. Kebermanfaatan itu penting, poin khusus yang tidak bisa kita lepaskan. Karena akan dikatakan sukses, jika kita bisa bermanfaat untuk orang lain.
Itulah 6 nilai hidup yang bisa kita pegang untuk meraih sukses di usia muda. Mulailah, dan selesaiakan apa yang telah engkau mulai. Jangan menyerah hanya karena kita berpikir itu tidak bisa, tapi cobalah dan terus melangkah. Menataplah ke depan, dan katakan bahwa aku berani sukses di usia muda! Semoga Allah memudahkan usaha kita.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
(Nilai hidup ini disampaikan oleh dr. Gamal Albinsaid pada TPM Trenggalek ke-XIX. Beliau seorang dokter muda berusia 28 tahun dan juga motivator di 17 negara yang telah mendapatkan berbagai penghargaan internasional berkat inovasinya dalam bidang kesehatan)
6 Nilai Hidup Meraih Sukses di Usia Muda
By Unknown
Hakikat dan Manfaat Hijab Syar'i bagi Muslimah
Assalamu'alaikum
Dear Muslimah,
Islam adalah agama yang sangat menghormati dan melindungi perempuan. Salah satu bentuk perlindungan Islam kepada perempuan adalah hijab. Hijab, adalah kewajiban bagi setiap muslimah. Kewajiban yang akan memancarkan kemuliaan, kecantikan, dan pengingat dalam taat bagi setiap diri muslimah.
Muslimah, kembali kita harus sadar, untuk apa Allah memerintahkan engkau mengenakan hijab. Hijab bukan hanya sekedar perlindungan dari mata laki-laki yang lalai, bukan hanya sebagai mahkota kemuliaan yang harus engkau pakai, tapi hijab juga sebagai pengingat bahwa engkau adalah Muslimah! Engkau adalah Muslimah! Surga ada dibawah kakimu, begitu mulia dirimu. Maka kembalilah, kenakan hijab sebagaimana yang Islam ajarkan.
Bagaimana hijab yang diajarkan oleh Islam?
Hijab syar'i, adalah ketika ia menutupi seluruh tubuh (yang menjadi aurat). Termasuk sampai bawah mata kaki yang juga sering dilewatkan oleh muslimah.
2. Tebal, tidak tipis atau transparan
Hakikat hijab adalah menutupi. Sehingga bukan hijab namanya jika ia tidak menghalangi dari pandangan. Inilah kata Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam "berpakaian tetapi pada hakikatnya adalah telanjang."
3. Tidak berupa pakaian dengan perhiasan atau warna yang menarik perhatian
Jangan menghiasi hijabmu dengan pernak-pernik yang menonjol, dan hindari warna yang terlalu terang sehingga menarik perhatian. Karena salah satu fungsi hijab ialah melindungimu dari mata-mata liar para lelaki. Maka sia-sialah jika hijabmu malah engkau hiasi dengan hal-hal yang menarik perhatian mereka.
4. Lebar, tidak ketat apalagi membentuk lekuk tubuh/aurat
Perlu kita ingat, hijab adalah untuk menutupi aurat, bukan membalutnya. Jadi pastikan hijabmu tidak ketat sehingga menimbulkan lekuk tubuh yang pada akhirnya akan menimbulkan fitnah.
5. Tidak menyerupai pakaian laki-laki
Allah melaknat laki-laki yang bergaya perempuan, dan perempuan bergaya laki-laki. Maka muslimah, jangan sampai engkau menyerupai laki-laki dalam pakaiannya, modelnya, gaya bicara, dan lain sebagainya.
Itulah 5 syarat hijab syar'i yang hendaknya diperhatikan oleh semua muslimah. Jadilah cantik, dengan taat kepada Sang Pencipta. Jadilah mulia, dengan hijab yang engkau kenakan. Jangan lepaskan, karena engkau adalah Muslimah.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
Assalamu'alaikum
Dear Muslimah,
Islam adalah agama yang sangat menghormati dan melindungi perempuan. Salah satu bentuk perlindungan Islam kepada perempuan adalah hijab. Hijab, adalah kewajiban bagi setiap muslimah. Kewajiban yang akan memancarkan kemuliaan, kecantikan, dan pengingat dalam taat bagi setiap diri muslimah.
Tapi seiring berkembangnya zaman, hijab kemudian hanya dipandang sebagai style, modis, dan pelengkap penampilan. Sehingga terjadi banyak "modifikasi" terhadap hijab, agar sesuai dengan perkembangan mode dan tuntutan dunia. Kini hijab telah berubah makna, tak lagi untuk melindungi dan menjaga kemuliaan, tapi sebagai unjuk diri dan menghias penampilan.
Muslimah, kembali kita harus sadar, untuk apa Allah memerintahkan engkau mengenakan hijab. Hijab bukan hanya sekedar perlindungan dari mata laki-laki yang lalai, bukan hanya sebagai mahkota kemuliaan yang harus engkau pakai, tapi hijab juga sebagai pengingat bahwa engkau adalah Muslimah! Engkau adalah Muslimah! Surga ada dibawah kakimu, begitu mulia dirimu. Maka kembalilah, kenakan hijab sebagaimana yang Islam ajarkan.
Bagaimana hijab yang diajarkan oleh Islam?
1. Jilbab menutupi seluruh aurat
يٰٓأَيُّهَا النَّبِىُّ قُل لِّأَزْوٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلٰبِيبِهِنَّ ۚ ذٰلِكَ أَدْنٰىٓ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا
"Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, "Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Al-Ahzab: 59)
2. Tebal, tidak tipis atau transparan
Hakikat hijab adalah menutupi. Sehingga bukan hijab namanya jika ia tidak menghalangi dari pandangan. Inilah kata Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam "berpakaian tetapi pada hakikatnya adalah telanjang."
3. Tidak berupa pakaian dengan perhiasan atau warna yang menarik perhatian
Jangan menghiasi hijabmu dengan pernak-pernik yang menonjol, dan hindari warna yang terlalu terang sehingga menarik perhatian. Karena salah satu fungsi hijab ialah melindungimu dari mata-mata liar para lelaki. Maka sia-sialah jika hijabmu malah engkau hiasi dengan hal-hal yang menarik perhatian mereka.
4. Lebar, tidak ketat apalagi membentuk lekuk tubuh/aurat
Perlu kita ingat, hijab adalah untuk menutupi aurat, bukan membalutnya. Jadi pastikan hijabmu tidak ketat sehingga menimbulkan lekuk tubuh yang pada akhirnya akan menimbulkan fitnah.
5. Tidak menyerupai pakaian laki-laki
Allah melaknat laki-laki yang bergaya perempuan, dan perempuan bergaya laki-laki. Maka muslimah, jangan sampai engkau menyerupai laki-laki dalam pakaiannya, modelnya, gaya bicara, dan lain sebagainya.
Itulah 5 syarat hijab syar'i yang hendaknya diperhatikan oleh semua muslimah. Jadilah cantik, dengan taat kepada Sang Pencipta. Jadilah mulia, dengan hijab yang engkau kenakan. Jangan lepaskan, karena engkau adalah Muslimah.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
Hakikat dan Manfaat Hijab Syar'i bagi Muslimah
By Unknown
Ar-Rayah Al-Liwa’, Simbol Kebanggaan Kami
“ Bendera (liwa’) Rasulullah –shalallahu ’alaihi wa sallam– berwarna putih, dan panjinya (rayah) berwarna hitam.” (HR. Al-Hakim, al-Baghawi, al-Tirmidzi. Lafal al-Hakim)
Manusia adalah mahkluk simbol, mereka selalu ingin me-representasikan diri mereka lewat simbol, logo,atau apapun itu yang bisa mewakili kepribadian dari mereka sendiri. Juga sebagai ekspresi diri mewakilkan siapa sebenarnya diri kita. Dan demikian itu merupakan hal yang wajar, lumrah dan memang semestinya begitu.
Sebagai contoh, kids jaman now yang suka dengan clothing brand tertentu berdasarkan logo atau simbol yang menarik, terkesan kekinian dan nyentrik akan rela membeli dengan harga yang tidak murah demi mendapatkan baju ber logo kekinian tersebut. Dan itu sangat laku di pasaran.
Biar terlihat anak sport atau anak bola, ada orang yang hobi mengkoleksi baju-baju atau pernak-pernik ber-logokan Manchester United, Inter Milan dan lain sebagainya. Tapi saat ditanya klub kesayangan jawabnya malah Hala Madrid.
Belum lagi anak band, yang suka dengan logo album ataupun logo dari band kesayangan itu sendiri. Sering menunjukkan gambar-gambar logo band kesayangan. Menunjukkan bahwa dia adalah fans berat dari band itu sendiri.
Manusia sebagai mahkluk simbol ingin menunjukkan "siapa saya" dan "inilah saya". Lalu pertanyaannya, bila anda Muslim, apa yang seharusnya paling layak menjadi simbol yang anda banggakan?
Seperti logo tali jagat yang di punyai NU senantiasa melambangkan persatuan seluruh umat , lalu logo matahari yang memancarkan dua belas sinar yang dimilki Muhammadiyah juga menjelaskan tekat dan semangat umat dalam memperjuangkan islam. Dan banyak lagi organisasi yang juga menggambarkan tujuannya lewat logo atau simbol yang mereka miliki.
Dan ada satu logo yang menjadi identitas, keyakinan, keimanan, ciri-ciri dan yang bisa mempersatukan seluruh umat muslim tanpa terkecuali. Yang pada hakikatnya kita semua berhak memakai simbol atau logo ini.
Simbol itu adalah Syahadatain. Simbol yang bertuliskan kalimat tauhid dan juga pengakuan kita terhadap kerasulan dari Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam. Merupakan pertanda bahwa kita muslim, kita islam.
Karena dengan simbol ini yang paling menyatakan "INI AKU" melebihi simbol-simbol lainnya dalam Islam. Simbol yang paling bisa menyatukan keberagaman muslim, yang paling bisa mem-“BHINEKA” kan kita sebagai umat muslim.
Maka jangan heran, bila kalimat syahadatain ini sekarang laku keras diantara orang Muslim, walau kaum dzalim dan munafik selalu melabelinya dengan bendera ISIS atau teroris
Panji bertulis "Laa ilaaha illa Allah, Muhammadur Rasulullah" itu dengan bangga diangkat dari emak-emak wangi sampai kids zaman now, aki-aki sampai jomblo baperan
Mereka nyaman dan bangga dengan bendera ini, dan tebak siapa yang kepanasan dan panik? Tentu mereka yang tak punya rasa bangga pada syahdatainnya sendiri. Yakni para pengecer toleransi bablas, kapitalisme dan liberalisme yang jualannya mendadak amblas saat ummat Muslim sudah mulai sadar dan bangkit membela agamanya
Bangga pada agama itu pahala, apalagi dari hadits yang sampai pada kita, bahwa Rasulullah punya bendera putih dan hitam, bertuliskan syahadatain, wah, tambah bangga lagi
Itulah kalimat sebaik-baik dzikir, yang dengan prinsip itu kita hidup, kita mati, dan bangkit dengannya. Saat ini kita dibawahnya, di yaumil qiyamah mudah-mudahan jua
Wallahu a'lam bishawab
Panggul, 13 Desember 2017
Syafiul Ardi Firmansyah
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Follow IG: ardisyafiul
Ar-Rayah Al-Liwa’, Simbol Kebanggaan Kami
By Unknown
Hakikat Pacaran dan Rahasia Dibaliknya
Assalamu'alaikum
Sahabat, tidak bosan-bosannya kita bicara soal pacaran, karena ini sudah menjadi trend di kalangan anak muda. Tentu trend yang sangat berbahaya karena dampaknya bisa fatal sekali. Tapi, entah kenapa pacaran yang sudah jelas menimbulkan akibat buruk, masih saja laris bahkan menjadi hal yang wajar. Bahkan lupa usia, anak kecil yang belum mengerti frasa sudah sok jalan berdua, bergaya dengan perempuan karena alasan cinta.
Maka di sini kita akan membahas seperti apa hakikat pacaran, dan rahasia apa yang ia sembunyikan.
Hakikat Pacaran
Banyak yang salah kaprah, mengatakan pacaran adalah ekspresi cinta. Bukan! Pacaran adalah ekspresi nafsu yang belum bisa engkau kendalikan. Sekali lagi pacaran bukan karena cinta, tapi karena nafsu yang sedang bergejolak. Kau melihat seseorang begitu cantik ataupun tampan, lalu kau merasakan sesuatu yang membuatmu berharap agar bisa selalu bersamanya, wallahi jangan katakan rasa itu sebagai cinta! Itu adalah nafsumu.
Sebagai bukti, andai tiba-tiba ia bertambah gemuk 30 kg, apa kau masih ingin bersamanya? Jika ia kecelakaan, kemudian cacat di wajahnya, cacat di tangannya, apakah kau masih ingin bersanding dengannya? Jika kau tidak bisa menjawab ini, maka sudah jelas dan tak bisa kau pungkiri, bahwa itu hanyalah nafsumu! Maka percayalah begitu engkau benar-benar mendapatkannya, wajah cantik atau tampan itu tiba-tiba sirna dari dirinya. Dan kau mulai melirik orang lain yang lebih daripadanya. Tau kenapa bisa seperti itu? Karena nafsu, bukan cinta. Dan pacaran, adalah ekspresi dari nafsu tersebut.
Pacaran juga bentuk dari rendahnya kepercayaan diri. Engkau perempuan merasa dirimu kurang cantik, lalu tatkala ada laki-laki yang karena nafsunya mengatakan bahwa engkau begitu cantik dengan gombalan dari diary syaitan, kau pun merasa "astaga, secantik inikah aku?". Begitu rendahnya kepercayaan dirimu, membuatmu kemudian terjerumus kedalam jurang pacaran. Kau sedang jatuh ke jurang, namun merasa sedang terbang ke awan. Lalu kau baru tersadar, tatkala kau sudah berada di dasar. Ironis, sulit untuk kembali ke atas. Itulah hakikat pacaran yang seringkali kita banggakan.
Rahasia Pacaran
Pacaran hanya menemani di saat sendiri, sampai dia benar-benar menemukan sosok yang ia cari. Kau hanya dijadikan pelabuhan sementara, bukan kota yang akan ia tinggali. Jujur sahabat, apa kau yakin bahwa hatinya hanya untukmu? Apakah kata-kata manisnya tulus kepadamu? Apakah dia akan membawa pertanggung jawaban atas dirimu? Jika kau ragu, seharusnya ini cukup untuk memantapkan niatmu untuk memutuskan dirinya. Dan inilah yang terbaik, tidak ada yang lain. Percayalah jika kau berjodoh dengannya, tanpa pacaran pun kau akan tetap menikah dengannya. Begitupun sebaliknya, jika kau bukan jodohnya, meski kau pacaran berkorban segalanya, di akhir cerita itu hanya akan menyisakan tangis dan hina.
Sahabat, kita seringkali mengembangkan konsep cinta versi kita masing-masing. Dan kebanyakan hanya berakhir dalam jurang pacaran. Oleh karenanya, Islam datang berusaha menghancurkan konsep palsu tersebut. Kita Muslim/Muslimah mempunyai pemahaman lebih dewasa tentang hakikat cinta dalam hidup ini. Bukan dengan pacaran, tapi cinta dibuktikan dengan pernikahan.
Allah berfirman:
وَمِنْ ءَايٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
(QS. Ar-Rum: Ayat 21)
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
Assalamu'alaikum
Sahabat, tidak bosan-bosannya kita bicara soal pacaran, karena ini sudah menjadi trend di kalangan anak muda. Tentu trend yang sangat berbahaya karena dampaknya bisa fatal sekali. Tapi, entah kenapa pacaran yang sudah jelas menimbulkan akibat buruk, masih saja laris bahkan menjadi hal yang wajar. Bahkan lupa usia, anak kecil yang belum mengerti frasa sudah sok jalan berdua, bergaya dengan perempuan karena alasan cinta.
Hakikat Pacaran
Banyak yang salah kaprah, mengatakan pacaran adalah ekspresi cinta. Bukan! Pacaran adalah ekspresi nafsu yang belum bisa engkau kendalikan. Sekali lagi pacaran bukan karena cinta, tapi karena nafsu yang sedang bergejolak. Kau melihat seseorang begitu cantik ataupun tampan, lalu kau merasakan sesuatu yang membuatmu berharap agar bisa selalu bersamanya, wallahi jangan katakan rasa itu sebagai cinta! Itu adalah nafsumu.
Sebagai bukti, andai tiba-tiba ia bertambah gemuk 30 kg, apa kau masih ingin bersamanya? Jika ia kecelakaan, kemudian cacat di wajahnya, cacat di tangannya, apakah kau masih ingin bersanding dengannya? Jika kau tidak bisa menjawab ini, maka sudah jelas dan tak bisa kau pungkiri, bahwa itu hanyalah nafsumu! Maka percayalah begitu engkau benar-benar mendapatkannya, wajah cantik atau tampan itu tiba-tiba sirna dari dirinya. Dan kau mulai melirik orang lain yang lebih daripadanya. Tau kenapa bisa seperti itu? Karena nafsu, bukan cinta. Dan pacaran, adalah ekspresi dari nafsu tersebut.
Pacaran juga bentuk dari rendahnya kepercayaan diri. Engkau perempuan merasa dirimu kurang cantik, lalu tatkala ada laki-laki yang karena nafsunya mengatakan bahwa engkau begitu cantik dengan gombalan dari diary syaitan, kau pun merasa "astaga, secantik inikah aku?". Begitu rendahnya kepercayaan dirimu, membuatmu kemudian terjerumus kedalam jurang pacaran. Kau sedang jatuh ke jurang, namun merasa sedang terbang ke awan. Lalu kau baru tersadar, tatkala kau sudah berada di dasar. Ironis, sulit untuk kembali ke atas. Itulah hakikat pacaran yang seringkali kita banggakan.
Rahasia Pacaran
Pacaran hanya menemani di saat sendiri, sampai dia benar-benar menemukan sosok yang ia cari. Kau hanya dijadikan pelabuhan sementara, bukan kota yang akan ia tinggali. Jujur sahabat, apa kau yakin bahwa hatinya hanya untukmu? Apakah kata-kata manisnya tulus kepadamu? Apakah dia akan membawa pertanggung jawaban atas dirimu? Jika kau ragu, seharusnya ini cukup untuk memantapkan niatmu untuk memutuskan dirinya. Dan inilah yang terbaik, tidak ada yang lain. Percayalah jika kau berjodoh dengannya, tanpa pacaran pun kau akan tetap menikah dengannya. Begitupun sebaliknya, jika kau bukan jodohnya, meski kau pacaran berkorban segalanya, di akhir cerita itu hanya akan menyisakan tangis dan hina.
Allah berfirman:
وَمِنْ ءَايٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
(QS. Ar-Rum: Ayat 21)
Cinta bukan hanya sekedar teoritis, tapi perlu tindakan praksis. Oleh karenannya, cinta tak bisa dibenarkan oleh pacaran, tapi harus dibuktikan dengan pernikahan.
Wallahu a'lam
Wassalamu'alaikum
Hakikat Pacaran dan Rahasia Dibaliknya
By Unknown
Langganan:
Postingan (Atom)












