Pertanyaan Interview Dalam Bahasa Inggris dan Artinya adalah pembahasan kita kali ini. Reader mungkin sekarang sedang mendapat Undangan Interview Kerja di perusahaan multinasional yang dimana interviewer bisa saja orang bule atau native speaker. Beberapa contoh pertanyaan dan jawaban untuk interview bahasa inggris dan artinya mungkin akan sangat membantu. Lets check it out !.

Baca juga,

  1. Download Contoh CV Bahasa Inggris
  2. Contoh Surat Lamaran Kerja Dalam Bahasa Inggris
  3. Cara Ampuh Lulus Medical Check Up

Pertanyaan dan Jawaban Untuk Interview Bahasa Inggris dan Artinya


Dibawah ini akan dipaparkan beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan saat interview dan jawabannya dari mulai pertanyaan yang umum sampai yang spesifik. Silahkan dipahami bersama,

Interview Perkenalan Bahasa Inggris


Pertanyaan : Tell us about yourself ? (Jelaskan tentang diri Anda kepada Kami ?)

Jawaban :

My name is (Nama Reader) but people usually call me (nama panggilan). I went to the Universitas Indonesia and majored in Accounting. I started my career as an accounting staff at PT. Indah Jaya Sentosa for 2 years. I'm a hard worker and i like to always challenge myself to improve at everything i do. My hobby is jogging, reading and watching movies 

(Nama saya (Nama Reader) tapi orang - orang biasanya memanggil saya (nama panggilan). Saya kuliah di Universitas Indonesia dan mengambil jurusan Akuntansi. Saya memulai karir sebagai staf Akuntansi di PT. Indah Jaya Sentosa selama 2 tahun. Saya adalah pekerja keras dan saya suka meningkatang kualitas diri dalam segala bidang dengan pekerjaan yang menantang. Hobi saya adalah lari, membaca, dan menonton film)

Pertanyaan Mengenai Motivasi Kerja


Pertanyaan : Why are you interested in working for our company ? (Kenapa kamu tertarik untuk bekerja di perusahaan kami ?

Jawaban :

My Accounting skills match the job requirement of this company. As i said before that i like challenge, I want to work in an environment that will help me realize my full potential especially in Accounting and a place i can contribute everything. I aware that this company has a lot of opportunities for growth and encourages employees to take on challenging project to learn more. 

(Kemampuan akuntansi saya cocok dengan persaratan pekerjaan perusahan ini. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya bahwa saya menyukai tantangan, Saya menginginkan sebuah lingkungan kerja yang akan membantu meningkatkan potensi khususnya dalam akuntansi dan tempat dimana saya bisa mengkontribusikan segalanya. Saya menyadari bahwa perusahaan ini memberikan saya banyak kesempatan untuk tumbuh dan mendorong karyawan - karyawannya untuk mengambil pekerjaan yang penuh tantangan dan lebih banyak lagi)

Pertanyaan Tentang Kelebihan dan Kekurangan


Pertanyaan : Tell us about your strengths and weaknesses ? (Jelaskan kepada kami tentang kelebihan dan kekurangan Anda ?)

Jabawan :

My strengths are good in planning and execution. I have always been very good at planning and detailing all the steps. Executing a plan has always come easy for me as well. I have always been a great team player. I am good at keeping a team together and producing quality work in a team environtment. and

My weaknesses are i feel my english ability is my weakest trait. I know this is only a temporary problem. I am definitely studying hard to improve my english skill and to communicate more effectively.

(Kelebihan saya adalah sangat baik dalam perencanaan dan implementasi. Saya selalu baik perencanaan dan terperinci dalam setiap tahapan. Implementasi sebuah rencana selalu datang dengan mudah pada saya. Saya pekerja tim yang baik. Saya sangat baik dalam menjaga tim selalu bersama dan menghasilakan lingkungan kerja yang berkwalitas. Dan

Kelemahan saya adalah saya merasa kemampuan dalam berbahasa Inggris saya adalah ciri yang paling lemah. Saya tahu bahwa ini adalah masalah sementara. Saya secara pasti belajar dengan keras untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dan untuk berkomunikasi lebih efektif)

Pertanyaan Tentang Tujuan Jangka Pendek dan Jangka Panjang


Pertanyaan : Tell us about your short and long term goals ? (Beritahu kami tentang tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang Anda ?)

Jawaban :

My short term goals is to find a position where i can use my knowledge and strengths that i have and learn everything i can about accounting. My long term goals is i want to become a valued employee of a company. I want to make a defference and i am willing to work harder to achieve this goal. I dont want a regular career, i want a special career that i can be proud of. 

(Tujuan jangka pendek saya adalah menemukan posisi pekerjaan yang dimana saya bisa mencurahkan pengetahuan dan kelebihan yang saya miliki dan saya bisa belajar segalanya tentang akuntansi. Tujuan jangka panjang saya adalah saya ingin menjadi karyawan yang bernilai di perusahaan. Saya ingin membuat sebuah perbedaan dan bersedia bekerja lebih keras untuk mewujudkan tujuan itu. Sata tidak ingin menjadi karyawan biasa, saya ingin menjadi karyawan spesial yang dibanggakan)

contoh interview dalam bahasa inggris beserta jawabannya dan artinya

Pertanyaan Kenapa Perusahaan Harus Memilih Kita


Pertanyaan : Why should i hire you ? (Kenapa kami harus memilih mu ?)

Jawaban :

There are two reason i should be hired. First, my qualifications match your needs perfectly. Second, i am excited and passionate about this industry and will always give my best effort. Also, i know how to manage my time and organize my work well. So, i am confident i will be the best candidate for this position.

(Ada dua alasan kenapa saya harus dipilih. Pertama, kualifikasi saya sesuai dengan yang diperlukan oleh perusahaan. Kedua, saya tertarik dan saya bersemangat dengan industri ini dan akan selalu memberikan usaha terbaik. Juga, saya tahu bagaimana untuk mengatur waktu dan mengorganisasikan pekerjaan dengan baik. Jadi, saya sangat percaya diri bahwa saya akan menjadi kandidat terbaik untuk posisi ini).

Nah, demikianlah artikel kali ini tentang beberapa contoh pertanyaan interview dalam bahasa inggris dan artinya yang mungkin akan sangat membantu Reader. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Reference : SKY-APP

Contoh - Contoh Pertanyaan Interview Dalam Bahasa Inggris dan Artinya Lengkap


Hi Reader !. Mohon maaf baru update, dua bulan terakhir Ruslan sedang fokus untuk persipan lanjut kuliah, Alhamdulillah sudah selesai. Hari ini Ruslan akan share tentang countable nouns and uncountable nouns. Countable dan uncountable noun sering kita jumpai dalam kehidupan sehari - hari seperti berbicara dengan native speaker, membaca majalah atau novel bahasa inggris, mengerjakan soal, dan sebagainya.

Baca juga,
Nouns
Adjectives
Verbs

Namun, tekadang kita suka lupa dalam membedakan countable noun dan uncountable noun, baik dalam pengucapan maupun penulisan. Untuk lebih jelasnya silahkan Reader perhatikan penjelasannya di bawah ini selain itu juga, Reader bisa mendownload secara gratis aturan countable and uncountable nouns list-nya, Lets check it out !

Countable Noun


Countable Noun adalah kata benda atau noun yang bisa dihitung dengan angka. Countable Noun terbagi menjadi 2 bagian yaitu dalam bentuk tunggal atau singular dan dalam bentuk jamak atau plural.

Singular Countable Nouns dan Plural Countable Nouns


Singular Countable Nouns adalah kata kerja yang bisa dihitung tunggal. Pada Singular Countable Nouns kita harus menggunakan to be yang berbentuk tunggal yaitu am dan is setelah noun. Pada Plural Countable Noun kita harus menggunakan to be bentuk jamak yaitu 'are' setelah noun dan menambahkan akhiran 's'.


Contoh Kalimat Countable Nouns Bentuk Singular dan Plural


This girl is smart
These books are mine

Note :


Ada beberapa aturan yang harus dipahami dalam countable nous. Reader bisa mendownloadnya secara gratis. Silahkan klik di sini.

contoh - contoh countable nouns


Uncountable Nouns


Dari namanya saja kita sudah bisa menebak bahwa Uncountable Nouns adalah Kata Benda yang tidak bisa dihitung. Contohnya seperti water, rain, sugar, milk, ext.

Contoh - Contoh Uncountable Noun

Uncountable Nouns Artinya
Age
Usia
air
udara
alcohol
alkohol
blood
darah
bread
roti
chaos
kekacauan
cheese
keju
evidence
bukti
equipment
peralatan
evil
kejahatan
fear
fiksi
finance
keuangan
forgiveness
pengampunan
freedom
kebebasan
oil
minyak
oxygen
oksigen
paper
kertas
patience
kesabaran
pay
bayaran
poverty
kemiskinan
pressure
tekanan
rice
beras
rubbish
sampah
steam
uap
stupidity
kebodohan
technology
teknologi
truth
kebenaran
violence
kekerasan
weather
cuaca
wine
anggur

Source : www.belajarbahasainggrisku.com


Contoh uncountable noun

Beberapa Aturan Tentang Countable Noun dan Uncountable Noun :

Much dan Many


Much dan Many beararti banyak. Penggunaan Much digunakan untuk uncountable noun, contoh kalimatnya You need much money for buying this smart phone. Many digunakan untuk Countable Noun, contoh kalimatnya, My father has many cars in his baggage.

Fewer dan less


Fewer dan less mempunyai arti yang sama yaitu sedikit. Fewer digunakan pada countable noun dan less digunakan pada uncountable noun

  1. Andy has fewer toys than Lucas
  2. You have less money than me

Some dan Any


Mempunyai arti beberapa. Some digunakan untuk uncountable noun sedangkan any digunakan untuk countable noun.

  1. I need some advice from you 
  2. Do you have any question ?

Number dan Amount


Number dan Amount mempunyai arti yang sama yaitu jumlah. Number digunakan untuk countable noun, contohnya : the number of  guest will come to our hotel on sunday. Amount digunakan untuk uncuntable noun, contohnya : We have spent amount of money during party.

Pengertian dan Contoh Countable and Uncountable Nouns - Download Countable dan Uncountable Nouns Gratis


Puisi tentang rindu yang kali khusus saya sajikan untuk anda-anda yang sedang menahan rindu teruntuk pujaan hati atau seseorang tersayang yang kini berada jauh disana. berat memang menahan rasa rindu, tapi apalah kadang daya tak kuasa untuk meluapkan rindu. semoga rindu anda segera terobati sebagai pelipur lara berikut saya sajikan puisi karaya saya..
 

“Rindu”
Haii rindu,,,
Kau sungguh membuatku gelisah
Tapi entahlah
Meski ada sakit tak menentu karenamu
Aku tetap betah menyimpanmu
Dalam, sangat dalam letakmu
Kau tahu???
Hariku selalu menyimpan mu
Wahai rindu
Jangan bertanya sampai kapan
Mungkin selamanya
Iya,,
karena kau datang setelah berakhir
Tidak, aku tidak ingin berakhir
Tapi sudah tak dapat pula aku pertahankan
Hukum alam sudah bicara
Ada pertemuan akan ada jua perpisahan
Ooohhh rindu,,,
Temani aku mengingat kenangan
Biarlah semua berlalu
Tersisa kenangan dalam ingatan
Kau menjadi penawar sakitku
Wahai rindu,,,,

“Tak Kuasa Menahan Hasrat”
Aku ingin terlelap di larut malam gelap
Tapi bayangan menembus batas seolah menolak lelap
Ku buka mata kemudian diam
Aku dalam bimbang ambang batasku
Ingin berlari tapi tak kuasa menahan beban
Ingin berhenti tapi tak dapat jua aku hentikan
Jiwa berkelana ingin segera meraih asa
Aku, sungguh dalam diam tak tenang
Ada yang meronta disini
Dimana???
Entahlah, tapi aku jelas merasakan
Emmm, kurasa disini didalam dadaku, di kepala juga
Ahhh aku tidak tahu
Yang kutau pasti ada dalam diriku

“Harapan Dalam Penantian”
Jika ada yang lebih menyiksa ketimbang rindu
Aku ingin tahu,,
Sebab rinduku sudah memenuhi ruang hatiku
Jika ada yang dapat menawar sebuah rasa dihati
Aku juga ingin,,
Sebab rasa sudah tak dapat terwakili oleh kata
Terkadang aku takut dan ragu
Sebab diriku ini bukan batu yang sanggup sendiri
Kau tahu, ketakutanku?
Aku takut hanya merindui mu sendiri
Aku juga takut hanya merasakan perasaan ini sendiri
Entah bagaimana dengan mu
Jarak antara aku dan kau sulit di selami
Jauh dari pandangan, dan waktu
Sudah berapa ribu kata rindu ku
Harapan, harapan dan harapan
Kita saling bicara dalam udara
Jika suatu saat di ijinkan dalam pertemuan
Itulah jawaban yang ku nantikan

Puisi Tentang Rindu


Hi Readers and Welcome back !. English Numerals adalah bahasan kita kali ini. English Numerals adalah bagaimana kita mengetahuui angka dalam bahasa inggris dan cara membacanya. Selain angka, kita juga bisa mempelajari bagaimana menyebutkan tingkatan angak (kesatu, kedua, ketiga, dst.) dan juga tanggal, bulan, dan tahun. Untuk lebih jelasnya, Lets check it out !.

English Numerals


Numerlas atau bilangan - bilangan terbagi menjadi 3 bilangan yaitu Cardinal Number (bilangan pokok), Ordinal Number (bilangan tingkat), dan Fraction (Bilangan Pecahan).

Cardinal Number (bilangan pokok)


Cara membaca angka dalam bahasa inggris yang pertama dan sering kita gunakan adalah Cardinal Number atau kita juga bisa menyebutnya sebagai bilangan pokok. Diantaranya,

Angka Pengucapan
0 zero
1 one
2 two
3 three
4 four
5 five
6 six
7 seven
8 eight
9 nine
10 ten
11 eleven
12 twelve
13 thirteen
14 fourteen
15 fifteen
16 sixteen
17 seventeen
18 eighteen
19 nineteen
20 twenty
21 twenty-one
30 thirty
31 thirty-one
40 forty
50 fifty
60 sixty
70 seventy
80 eighty
90 ninety
100 one hundred
101 one hundred and one
102 one hundred and two
123 one hundred and twenty three
130 one hundred and thirty
1000 one thousand
1020 one thousand and twenty
1234 one thousand two hundred and thirty four
10.000 ten thousand
1.000.000 one million
1.000.000.000 one billion

Ordinal Number (bilangan tingkat)


Ordinal Number atau bilangan tingkat bisa kita gunakan untuk menyatakan sebuah tingkatan angka, seperti : pertama, kedua, ketiga, keempat, dst. Ordinal number juga bisa kita gunakan untuk menyatakan sebuah tanggal, bulan, dan tahun atau tanggal lahir. Seperti contoh di bawah ini,

October 15th, 1995 -> October the fifteenth, 1995
1st class -> first class

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini tabel Ordinal Number

Penulisan Pengucapan
1st First
2nd Second
3rd Third
4th Fourth
5th Fifth
6th Sixth
7th Seventh
8th Eighth
9th Ninth
10th Tenth
11th Eleventh
12th Twelfth
13th Thirteenth
14th Fourteenth
15th Fifteenth
16th Sixteenth
17th Seventeenth
18th Eighteenth
19th Nineteenth
20th Twentieth
21st Twenty-first
22nd Twenty-second
30th Thirtieth
31st Thirty-first
40th Fortieth
50th Fiftieth
60th Sixtieth
70th Seventieth
80th Eightieth
90th Ninetieth
100th Hundredth
101st One hundred first
102nd One hundred second
1000th a Thousandth
1000000th a millionth

Fractions (bilangan pecahan)


Berikut beberapa bilangan pecahan dan pengucapannya,

1/3 -> a third
1/2 -> a half
1/4 -> a quarter
1/5 -> a fifth
3/4 -> three-fourth
2 1/2 -> two and a half
10.4 -> ten point four

Penulisan Tanggal dan Angka Dalam Bahasa Inggris dan Cara Membacanya - Numerals


Profesional adalah orang yang kompeten dalam bidangnya dan menjunjung tinggi etika profesi. Ketika kita bekerja di sebuah perusahaan, kita dituntut untuk berlaku dan bersikap secara profesional. Dalam arti, setiap tutur kata dan tingkah laku perbuatan harus menunjukan profesionalitas. Profesionalitas menunjukan kompetensi kita terhadap sebuah pekerjaan.

Artikel ini menjelaskan tentang bagaimana profesionalisme seseorang dinilai dari sisi apa saja ?, Apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang profesional ?, berikut penjelasannya.

Pembentukan karakter (Character Building)


Pembentukan karakter sangat mempengaruhi profesionalitas. Karakter yang baik adalah hal yang sangat pundamental sekali. Banyak orang yang pintar namun lupa tentang bagaimana untuk menjadi profesional yang berkarakter baik. Karakter yang baik menunjukan integritas dan akan selalu dikenang sepanjang waktu. John C. Maxwell seorang penulis, pembicara dan pastur pernah berkata,
"it's true that charisma can make a person stand out for a moment, but character sets a person apart for a lifetime"

Percaya pada kemampuan


Seorang yang profesional selalu percaya pada kemampuan yang dia miliki. Dia tidak takut untuk mengungkapkan apa yang ada di kepala dan hatinya, karena dia yakin apa yang akan dia sampaikan sudah dianalis dengan cermat melalui kemapuan yang dimiliki, sehingga tidak menjadi omong kosong. Kita selalu takut akan salah, padahal - mungkin - apa yang ada dalam otak kita adalah ide yang hebat untuk kemajuan perusahaan.

Selalu tepat waktu


Terlambat dari waktu yang telah ditentukan adalah hal kecil. Tapi bagi seorang yang profesional, datang tepat waktu sangatlah penting. Karena, tepat waktu menunjukan kedisiplinan dan tanggung jawab. Ketika membuat janji dengan client, seorang profesional akan datang tepat waktu, apapun yang terjadi. Karena dia meyakini bahwa, profesionalitas bisa diukur - salah satunya - dengan bagaimana menghargai waktu.

Mampu mengatasi masalah dengan baik


Tak peduli seberapa tinggi pendidikan kamu di Universitas atau IPK yang bagus, tapi jika kamu tidak mampu untuk mengatasi masalah di tempat kerja, itu semua menjadi kurang berarti. Profesionalisme kita akan semakin bersinar tatkala kita mampu untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah di tempat kerja. Selalu pro aktif dan berusaha dengan keras untuk mencari solusi dari setiap permasalah yang terjadi baik di kantor atau lapangan.

Terbuka dan saling menghormati


Orang akan lebih senang berbicara dan berbagi informasi dan pengalaman dengan seorang pendengar yang baik, juga, seorang yang terbuka tentang dirinya dan semua hal. Buatlah komunikasi secara jelas dan terbuka di tempat kerja. Hormatilah lawan bicara kita dengan menjadi pendengar yang baik dan selalu terbuka. Profesional yang baik memerlukan kemampuan untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan terbuka.

Cara Meningkatkan Profesionalisme di Tempat Kerja


sumber gambar

Jangan Terkecoh dengan Hal-Hal Kecil Yang Menghalangi Kesuksesaan
Sekali lagi, harus saya akui dan mungkin ini adalah pengakuan saya yang akan terus berulang-ulang sampai nantik pada artikel yang akan saya buat selanjutnya. pengakuan tentang apa? yaps, pengakuan tentang bahwa hidup adalah sebuah perjuangan. berjuang sampai kapan? saya rasa dan faktanya kita harus terus berjuang selama kita masih bernafas, kecuali nantik pada saat kita sudah tidak lagi dapat bergerak dan terhentinya sudah hasrat kita untuk melakukan apapun itu.

Dalam perjalanan kita berjuang dalam hidup ini tentunya semua tidaklah akan semulus jalan tol yang hanya beberapa kilo itu. ibarat jalan saja pasti akan ada beloknya, lubang, jembatan, dan mungkin akan terasa licin. maka pandai-pandailah mewas diri, jangan sampai terlalu tergelincir kedalam lubang yang dalam. kalau hanya terpeleset saja itu hal yang wajar anggap saja anda sedang dalam proses belajar.

Sntai, kunci pertama jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan dan bersikap. terkadang apa kita kerjaan yang menurut kita sudah sesuai dengan kaidah dan aturan belum tentu di mata orang lain benar. jadi wajar saja jika kita akan selalu salah di mata orang lain. tapi jangan sampai terkecoh dan panas hati, sabar dan berpikir panjang.

Masalah kehidupan tidak akan pernah bisa di basmi dengan tuntas, sampai ke akarnya. kan selalu ada ranting-ranting kecil yang menghalanginya tapi apalah daya kita untuk menyingkirkan bisa-bisa malah kita tertusuk durinya. baiknya kita hindari saja bisa terasa berat bagi kita untuk menyingkirkan ranting-ranting berduri tersebut.

Jangan mengandalkan emosi dan amarah untuk melawan siapapun yang ingin mengacau perasaan kita. justru kalau kita bisa mengontrol emosi kita maka kita akan menjadi pemenangnya. biarkan saja orang-orang tak bermasa depan yang akan menggunjing kita, kita jalan saja menuju masa depan yang menjadi tujuan kita. ketahuilah bahwa faktanya orang-orang hobby mengoreksi kehidupan orang lain bukan berarti dia paling benar, sebaliknya bisa jadi dia lebih buruk dari kita. jadi jangan merasa sangat buruk bila di koreksi atau di nyiyiri ambil hikmahnya yaitu dengan cara menjadikan pelajaran untuk kedepan agar kehidupan kita lebih baik lagi dan menjadi semakin baik. intiknya jangan sampai kita terkecoh dengan hal-hal kecil yang dapat mengganggu kita menuju kesuksesaan.

Salam sejahtera dan sukses dari saya, seorang pejuang kehidupan yang mencoba menjadi sabar dan tangguh dalam menghadapi kehidupan. jangan ragu dalam bertindak dan berbuat.

Jangan Terkecoh dengan Hal-Hal Kecil Yang Menghalangi Kesuksesaan


Teori Tentang Tingkat Upah Menurut Para Ahli

Upah adalah suatu penerimaan sebagai imbalan dari pengusaha kepada karyawan untuk suatu pekerjaan atau jasa, yang telah dilakukan yang dinyatakan atau dinilai dalam bentuk uang yang ditetapkan atas dasar suatu persetujuan atau peraturan perundang – undang serta dibayar atas suatu perjanjian kerja antara pengusaha dan karyawan termasuk tunjangan, baik untuk karyawan itu sendiri maupun untuk keluarganya (Sumarsono, 2003: 141).

Sebagai seorang tenaga kerja, maka pekerja berhak untuk mendapatkan balas jasa atau upah sesuai dengan pengorbanannya. Pemberian upah oleh pengusaha terhadap tenaga kerja sangat menentukan tinggi rendahnya penghasilan suatu perusahaan. Dimana pada dasarnya upah merupakan sumber utama penghasilan. Oleh sebab itu, upah harus cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup karyawan dan keluarganya dengan wajar. Kewajaran dapat dinilai dari dan diukur dengan kebutuhan hidup minimum (Simanjuntak, 1998: 132).

Dalam perekonomian modern terdapat persatuan – persatuan pekerja yang selalu mempertahankan dan memperjuangkan perbaikan nasib pekerja. Usaha ini termasuk menjaga agar para pekerja diberi upah yang wajar. Persatuan pekerja akan  selalu  menentang  setiap  usaha  untuk menurunkan tingkat upah yang dibayarkan kepada pekerja. Kekuasaan ini menyebabkan tingkat upah tidak mudah diturunkan (Sukirno, 2000: 79).

Untuk Indonesia, kebijakan penetapan Upah Minimum Regional (UMR) beserta peningkatannya setiap periode merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang menyebabkan terjadinya kekakuan untuk dapat bergerak turun. Jika mekanisme pasar dibiarkan bekerja dengan sendirinya tanpa intervensi atau campur tangan pemerintah yang menyebabkan kekakuan upah maka akan sesuai dengan asumsi Model Klasik pada kondisi Full Employment (Wirakarthausumah, 1999: 22).
Penetapan upah minimum merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kesejahteraan hidup pekerja, diarahkan agar penentuan besarnya mengacu kepada terpenuhinya KHM. Ini sesuai dengan standar Internasional bahwa upah minimum yang ditetapkan harus mampu memenuhi kebutuhan hidup minimum (BPS, 2000: 13).


Pada pasar tenaga kerja eksternal, tingkat upah tenaga kerja ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran tenaga kerja. Tingkat upah biasanya akan m    eningkat seiring dengan kenaikan status jabatan pekerja (Santoso, 2012: 135 ).

Upah adalah suatu penerimaan sebagai suatu imbalan dari pemberi kerja kepada penerima kerja untuk suatu pekerjaan/jasa yang telah dan akan dilakukan, dinyatakan/dinilai dalam bentuk uang yang ditetapkan menurut persetujuan, undang – undang, peraturan-peraturan serta biaya atas dasar perjanjian kerja dan penerima kerja (Tulus, 2001: 6).

Upah riil  yang diterima tenaga kerja terutama tergantung kepada produktivitas dari tenaga kerja tersebut. Data mengenai kenaikan upah di berbagai negara, terutama dinegara – negara maju, menunjukan bahwa terdapat kaitan yang erat antara kenaikan upah riil pada pekerja dengan kenaikan produktivitas mereka (Sukirno, 2011: 352).

Tinggi rendahnya harga barang, jasa ditentukan permintaan, penawaran, pasar akan barang, jasa yang bersangkutan, harga tenaga kerja yang biasa disebut juga sebagai upah. Dimana tinggi rendah nya upah ditentukan oleh permintaan, penawaran pasar akan tenaga kerja yang bersangkutan (Soediyono, 2000: 108).

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi dalam penetapan kebijaksanaan struktur dan tingkat gaji dan upah oleh perusahaan kepada pegawainya adalah sebagai berikut ( Isyandi, 2004: 108) :

1. kondisi pasar kerja
Tingkat gaji dan upah dapat dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran tenaga kerja.
2. peraturan pemerintah
Berbagai regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah, misalnya adalah bentuk undang-undang, peraturan pemerintahan dan keputusan menteri tenaga kerja atau peraturan lainnya, harus diperhatikan oleh setiap organisasi yang akan merancang sistem kompensasinya. Di Indonesia salah satu ketentuan yang harus  diikuti adalah peraturan tentang Upah Minimum Regional (UMR) yang secara berkala direvisi oleh pemerintah sesuai dengan kondisi yang sedang berkembang.
3. Kesempatan Kerja
Keberadaan serikat pekerja menungkinkan terjadinya perundingan antara pekerja dengan pihak manajemen, baik tentang jenis, struktur maupun tingkat upah.
Penetapan upah minimum bergantung pada situasi dan kondisi pendapatan nasional. Juga dikaitkan dengan keadaan perekonomian di setiap provinsi atau kabupaten. Aspek –aspek yang menjadi acuan dalam upah minimum antara lain (Jehani, 2008:16):

1. KebutuhanHidupManusia (KHM)
2. IndeksHargaKonsumen (IHK)
3. Kemampuan dan perkembangan serta kelangsungan perusahaan.
4. Upah pada umumnya Yang berlaku di daerah yang berlaku tertentu dan antar daerah.
6. Kondisi pasar kerja dan tingkat perkembangan perekonomian dan pendapatan perkapita.

Upah minimum adalah upah terendah yang harus diterima setiap kali seseorang bekerja pada orang lain. Pasal 92 No. 15 tahun 2005 memberi amanat kepada perusahaan untuk menyusun struktur dan  skala upah dengan memperhatikan golongan, masa kerja, pendidikan dan kompentensi. Pengusaha juga secara berkala melakukan peninjauan upah dengan memperhatikan kemampuan perusahaan dan produktivitasnya. Kebijakan pengusaha untuk menyusun struktur dan skala upah sangat diharapkan agar tidak terjadi kesenjangan antara pekerja disetiap level dan sekaligus mencegah kecemburuan  antar sesama pekerja (Jihani, 2008:17).

Dalam peraturan  ketenagakerjaan, kita juga mengenal upah minimum yang diatur peraturan menteri tenaga  kerja No-01/MEN/1999. Pada pasal 1 ayat 1 disebutkan bahwa “upah minimum adalah upah bulanan terendah yang terdiri dari upah pokok termasuk tunjangan tetap ”.Maka dari upah minimum ini adalah sebagai jaring pengaman terhadap pekerja / buruh supaya tidak dieksploitasi dalam bekerja dan mendapat yang memenuhi kebutuhan hidup minimum (Nugroho, 2005:28).

b. Tenaga Kerja
Dumairy dalam Hafid (2014: 27) secara   garis   besar   penduduk   suatu   negara   dibedakan   menjadi   dua golongan tenaga kerja dan bukan tenaga kerja. Yang tergolong tenaga kerja adalah penduduk  yang  berumur  di  dalam  batas  usia  kerja.  Batasan  usia  kerja  berbeda-beda  antara  satu  negara  dengan  negara  yang  lain,  seperti  di  Indonesia  batas  usia kerja  minimum  10  tahun  tanpa  batas  umur  maksimum,  jadi  setiap  orang  atau semua  penduduk  yang  sudah  berusia  10  tahun  tergolong  sebagai angkatan  kerja.

Untuk membangun suatu perekonomian, kualitas sumber daya manusia khususnya tenaga kerja harus menjadi pusat perhatian karena merupakan subjek dan objek dari pembangunan. Tenaga kerja adalah salah satu faktor produksi yang sangat penting disamping sumber daya alam, modal dan teknologi. Bila ditinjau secara umum, maka tenaga kerja adalah menyangkut manusia yang mampu bekerja untuk menghasilkan barang atau jasa dan mempunyai nilai ekonomis yang dapat berguna bagi kebutuhan masyarakat. Secara fisik, kemampuan bekerja diukur dengan usia atau dengan kata lain orang dalam usia kerja dianggap mampu bekerja (Badan Pusat Statistik, 2005: 29).

Tenaga kerja adalah penduduk dalam usia kerja (berusia 15- 64 tahun) atau jumlah seluruh penduduk dalam suatu negara yang dapat memproduksi barang dan jasa jika ada permintaan terhadap tenaga kerja mereka, dan jika mereka berpartisipasi dalam aktifitas tersebut (Mulyadi Subari, 2003: 57).

Tenaga kerja adalah jumlah seluruh penduduk dalam suatu negara yang dapat memproduksi barang dan jasa jika ada permintaan terhadap mereka dan jika mereka mau berpartisipasi dalam aktifitas tersebut. Angkatan kerja adalah bagian dari tenaga kerja yang sesungguhnya terlibat atau berusaha dalam kegiatan produktif yaitu memproduksi barang dan jasa (Wirosuhardjo, 2000: 193).

Menurut Djojohadikusumo dalam Riska (2016: 25) tenaga kerja adalah semua orang yang bersedia dan sanggup bekerja, termasuk mereka yang menganggur meskipun bersedia, sanggup bekerja dan mereka yang menganggur terpaksa akibat tidak ada kesempatan kerja. Untuk menggolongkan penduduk dalam golongan tenaga kerja atau bukan tenaga kerja, dapat dilihat dari kemampuan seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan. Semua penduduk yang memiliki kemampuan untuk melakukan aktivitas bekerja dapat digolongkan dalam kelompok tenaga kerja.

Berdasarkan hasil survey Biro Statistika Tenaga Kerja menempatkan setiap orang dewasa (16 tahun atau lebih) dari setiap rumah tangga yang disurvei kedalam salah satu dari tiga kategori yaitu bekerja, tidak bekerja, tidak berada dalam angkatan kerja. Seseorang dikategorikan bekerja apabila menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bekerja dan mendapatkan upah. Seseorang dikategorikan tidak bekerja  apabila ia tidak bekerja untuk sementara waktu atau sedang mencari pekerjaan. Seseorang yang tidak termasuk kedalam dua kategori tersebut, seperti mahasiswa, ibu rumah tangga, atau pensiunan, tidak termasuk kedalam kedalam angkatan kerja (Mankiw, 2002: 133).

Mulyadi dalam Riska (2016: 26) menyatakan bahwa tenaga dapat kerja didefinisikan sebagai semua penduduk dalam usia kerja (berusia 15 – 64 tahun) atau jumlah penduduk dalam suatu negara yang dapat memproduksi barang dan jasa jika ada permintaan terhadap tenaga kerja mereka dan jika mereka mau berpartisipasi dalam aktifitas tersebut. Usia kerja yang dimaksud adalah usia dimana umumnya seseorang sudah mampu atau masih mampu melakukan suatu pekerjaan.

Menurut Sastrohardiwiryo dalam Riska (2016: 27) dengan posisinya sebagai faktor produksi, tenaga kerja adalah salah satu unsur dari perusahaan yang memiliki peran yang sangat penting dalam operasional perusahaan. Oleh karena itu unsur tenaga kerja tidak bisa dipisahkan dengan unsur lain dalam proses produksi. Tanpa adanya tenaga kerja, faktor produksi alam dan faktor produksi modal tidak dapat digunakan secara optimal. Maka untuk mewujudkan tujuan dari kegiatan usaha, diperlukan tenaga kerja sebagai perencana sekaligus pelaku kegiatan usaha. Meskipun pada jaman sekarang ini perusahaan lebih banyak menggunakan mesin untuk menggantikan peran tenaga kerja dalam proses produksi, hal ini tidak dapat menghapus peran penting tenaga kerja dalam keseluruhan kegiatan usaha.

Untuk mengetahui bagaimana hubungan antara pertumbuhan industri dengan kesempatan kerja adalah dengan menggunakan konsep elastisitas. Yang dimaksud elastisitas adalah perubahan jumlah yang diminta diakibatkan oleh perubahan harga. Elastisitas terbagi dua yaitu elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran. Yang dimaksud elastisitas pemintaan adalah suatu pengukuran kuantitatif  yang menunjukkan sampai dimana besarnya pengaruh perubahan harga keatas perubahan permintaan. Elastisitas penawaran adalah suatu pengukuran kuantitatif yang menunjukkan sampai dimana besarnya pengaruh perubahan harga keatas perubahan penawaran (Sukirno, 2010: 103).

c. Konsep Kesejahteraan
Tingkat kepuasan dan kesejateraan adalah pengertian yang saling pengertian. Tingkat kepuasan menuntukan kepada keadaan individu atau kelompok, sedangkan tingkat kesejahteraan mengacu kepada keadaan komunitas luas atau masyarakat luas. Kesejahteraan adalah kondisi agriget dari kepuasan – kepuasan individu.

Menurut Undang- undang No. 11 tahun 2009, kesejahteraan sosial adalah kondisi terpenuhuinya kebutuhan material, spiritual dan sosial warga negara agar hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat mengembangkan fungsi sosial. Permasalahannya kesejahteraan sosial yang berkembang dewasa ini menunjukkan bahwa ada warga negara yang belum terpenuhi atas kebutuhan dasarnya secara layak karena belum memperoleh pelayanan sosial dari negara. Akibatnya masih ada warga negara yang mengalami hambatan pelaksanaan fungsi sosial sehingga tidak dapat menjalani kehidupan secara layak dan martabat.

Konsep kesejahteraan dapat dirumuskan sebagai makna dari konsep martabat manusia yang dapat dilihat dari empat indikator yaitu sebagai berikut :
1. Rasa aman
2. Kesejahteraan
3. Kebebasan
4. Jati diri
Biro pusat statistik Indonesia tahun 2000, menerangkan bahwa guna melihat tingkat kesejahteraan rumah tangga suatu wilayah. Ada beberapa indikator yang dapat dijadikan ukuran antara lain adalah:
1. Tingkat pendapatan keluarga
2. Komposisi pengeluaran rumah tangga dengan membandingkan pengeluaran untuk pangan dengan non pangan
3. Tingkat pendidikan keluarga
4. Tingkat kesejahteraan keluarga
5. Kondisi perumahan serta fasilitas yang dimiliki dalam rumah tangga

Menurut (Todaro 2003 : 56), kesejahteraan masyarakat menengah kebawah dapat di presentasikan dari tingkat hidup masyarakat. Tingkat hidup masyarakat ditandai dengan di rentaskanya dari kemiskinan, tingkat kesehatan yang lebih baik, perolehan tingkat pendidikan yang lebih tinggi dan tingkat produktifitas masyarakat. Hasil Survai Biaya Hidup (HSB) Tahun 1989 yang di lakukan BPS membuktikan bahwa semakin besar jumlah keluarga semakin besar proporsi pengeluaran keluarga untuk makanan dari pada untuk bukan makanan. Ini berarti semakin kecil jumlah anggota keluarga semakin kecil pula bagian pendapatan untuk kebutuha makan, dengan demikian jumlah anggota keluarga secara langsung mempengaruhi tingkat kesejahteraan keluarga.
Dalam memahami tingkat kesejahteraan pada dasarnya terdapat beberapa  faktor yang menyebabkan terjadinya kesenjangan tingkat kesejahteraan antara lain:

1)Sosial ekonomi rumah tangga
2)Struktur kegiatan ekonomi yang struktural yang menjadi dasar kegiatan produksi rumah tangga atau masyarakar
3)Potensi sumber regional
4)Kondisi kelembagaan yang membentuk jaringan kerja produksi dan pemasaran pada skala lokal, regional dan global.

Sedangkan dalam istilah umum, sejahtera menuntukkan keadaan yang baik, kondisi manusia dimana orang – orangnya dalam keadaan makmur, sehat dan damai dalam ekonomi, sejahtera dihubungkan dengan keuntungan benda. Sejahtera memiliki arti khusus resmi atau teknikel seperti fungsi kesejahteraan sosial.

Pengertian keluarga sejahtera menurut UU No 10 Tahun 1992 merupakan keluarga yang dibentuk berdasarkan perkawinan yang sah mampu memenuhi kebutuhan hidup spiritual dan material yang layak, bertakwa kepada Yang Maha Esa, memiliki hubungan yang serasi, selaras dan seimbang antara anggota keluarga dengan masyarakat dan liungkungan (BKKBN 1992 diacu oleh Nuryani 2007), kesejahteraan keluarga akan tercapai apabila memiliki ketahanan yang kuat.

Menurut  Badan Pusat Statistik (2005), indikator yang digunakan untuk mengrtahui tingkat kesejahteraan ada delapan yaitu pendapatan, konsumsi, atau pengeluaran keluarga, keadaan tempat tinggal, kesehatan anggota keluarga, kemudahan mendapatkan pelayanan kesehatan, kemudahan memasukan anak kejejang pendidikan, dan kemudahan mendapatkan fasilitas transportasi.

d. Kebutuhan Hidup Layak (KHL)
Standar kebutuhan hidup layak (KHL) adalah dasar dalam penetapan upah minimum. Komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) merupakan komponen – komponen pemenuhan kebutuhan hidup sehari – hari yang dibutuhkan oleh seorang pekerja lajang selama satu bulan. KHL sendiri diatur dalam Permenakertrans No. 17/2005 tentang komponen dan pelaksanaan tahapan penciptaan KHL, yang menyatakan bahwa KHL adalah standar kebutuhan yang harus dipenuhi oleh seorang buruh atau lajang untuk dapat hidup layak baik secara fisik, non fisik dan sosial, untuk kebutuhan satu bulan, dan berlaku bagi buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun (Pasal 4). Komponen KHL adalah kebutuhan dasar yang meliputi: Pangan (makanan dan minuman 11 jenis), Papan (perumahan dan fasilitas 19 jenis), Sandang (9 jenis), Pendidikan (1 jenis), Kesehatan (3 jenis), Transportasi (1 jenis), Rekreasi dan Tabungan (2 Jenis).

Teori Tentang Tingkat Upah Menurut Para Ahli